B8xlaKxIgAAaIez

Selama beberapa waktu ini saya sering menemukan statement orang-orang dalam menanggapi hal yang berbau kreatifitas. Ada banyak respon beragam yang saya temukan, mulai dari respon orang-orang yang terbuka dengan kreatifitas, sampai mereka yang kurang terbuka dengan kreatifitas. Dibawah ini saya mau coba sampaikan beberapa statement orang-orang yang saya temui menganggapi hal yang kurang terbuka dengan kreatifitas.

 “Aku itu orangnya gak kreatif banged, gak bisa lah kalo disuruh bikin-bikin yang aneh-aneh gitu”

“Aku itu anak Akutansi, dikampus cuma diajarin bikin aporan-laporan gitu, monoton lah, gak pernah diajarin jadi kreatif”

“Akh jadi kreatif itu susah. Aku mau kerja yang pasti-pasti ajah akh, gak bisa kreatif aku tuh”

“Jadi orang kreatif itu enak yah, bisa bikin sesuatu gitu, kan keren. Aku mah gak punya bakat apa-apa”

“Gak perlu lah jadi kreatif-kreatif banged yang penting bisa kerja cari duit.”

Ini cuma beberapa statement yang saya temui di lingkungan disekitar teman-teman saya. Saya yakin masih banyak respon-respon lain yang bakal kalian temui dalam lingkungan kalian masing-masing, atau mungkin kalian pernah berfikir juga seperti statement-statement tersebut diatas, hanya Tuhan dan kalian sendiri yang tau.

Isu Kreatifitas sekarang ini sedang trend banged, apalagi sejak berkembangnya industri kreatif, bahkan sampai dimasukan dalam kementrian (Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif). Dimasukannya Ekonomi Kreatif dalam satuan kementrian menunjukan bahwa dunia kreatif sekarang sedang berkembang dan bisa menghasilkan profit.  Hal-hal yang berbau kreatif sekarang menjadi sangat digandrungi, tapi disisi lain masih ajah ada orang yang kolot menanggapi hal ini. Masih ada saja orang yang takut berkarya, padahal sudah banyak orang-orang yang bisa bertahan hidup dari karyanya.

Di lingkungan saya industri kreatif itu masih dipandang sebelah mata. Orang tua masih mendoktrin anaknya untuk belajar yang rajin biar nanti jadi orang pintar (pandai), terus bisa daftar jadi PNS, dokter atau pegawai bank. Inilah yang menjadikan minimnya orang-orang bermental kreatif di Indonesia. Ini juga yang menjadikan Indonesia begitu tertinggal secara jumlah Wirausahanya. Ya kalo diterus-terusin seperti ini, Indonesia bakalan semakin tertinggal dikancah Internasional. Padahal dilini pekerjaan apapun itu sekarang butuh banged tingkat kreatifitas tinggi yang dimiliki pekerja, dan disamping itu juga butuh mereka-mereka yang berani mendirikan usaha sendiri.

Kreatifitas akhirnya menjadi barang mewah, apalagi dalam lingkungan desa seperti tempat saya. Dimana yang ada dipikiran orang-orangnya adalah bagaimana punya pekerjaan yang menjanjikan untuk masa depan. Gak perlu lah kreatif, yang penting nyari duit. Banyak orang yang belum berani membangun sesuatu dari 0, masih sedikit orang-orang yang bermental “Pencipta”, masih terlalu banyak orang yang bermental “Pekerja” dan “Pengikut”.

Masih ada ajah orang yang merasa dirinya tidak kreatif, dan merasa tidak berbakat untuk menjadi orang kreatif. Padahal menurut saya, kreatif itu bukan bakat lho. Kreatifitas muncul dari kemampuan berimajinas dari banyaknya pengetahuan atau sumber refrensi, yang akhirnya mampu merealisasikan imajinasi itu menjadi sebuah karya.

Jadi intinya menjadi orang kreatif itu bisa diusahakan kok. Ada hal-hal yang bisa diterapkan untuk bisa menjadi kreatif, atau meningkatkan kreatifitas.

Transform Habbit

Berapa waktu yang biasa kita luangkan buat membaca, mencari refrensi hal-hal baru?

Berapa waktu yang biasa kita luangkan buat membangun kreatifitas kita?

Bangun kebiasaan positif untuk menjadi kreatifitas. Orang yang kebiasaannya setiap buka internet cuma buka facebook, dg yang sering browsing mencari informasi akan berbeda pengetahuannya. Orang yang sering bergaul dengan orang yang cuma diam dirumah akan berbeda pengalamannya. Mulai bangun kebiasaan-kebiasaan yang mendukung peningkatan kreatifitas kamu. Banyak belajar, banyak baca, banyak main (karena main adalah belajar yang dilakukan secara sukarela), banyak mencoba sesuatu yang baru.

Transform Mindset

Mindset kita perlu diubah untuk bisa menjadi orang kreatif. Seperti yang tadi saya sampaikan diatas, masih banyak orang yang bermental “Pekerja”, bukannya “Pencipta”. Padahal sangat dibutuhkan mental seorang Pencipta untuk bisa mendobrak keadaan sekarang ini. Mereka yang berani membangun usaha sendiri, mereka yang berani menghasilkan karya dan berani memulai itu semua dari 0. Mulai bangun mindset yang menghargai karya, berani berkarya dan menghargai proses. Nikmati saja proses kalian dari awal, mulai dari gagal sampai kalian nanti menikmati keberhasilan.

Transform Soul

Mereka yang tidak mau berproses pasti akan memilih pekerjaan yang instan, yang bisa menjanjikan uang banyak tanpa perlu bekerja yang ribet-ribet. Mereka yang seperti ini biasanya akan mengeluh saat diperhadapkan dengan masalah, dan proses, apalagi kalo harus berproses dari 0. Kebiasaan mengeluh, bersikap sombong akan menghambat proses kamu menjadi orang kreatif. Mulai belajar menjadi orang yang banyak bersyukur dan rendah hati. Kerjakan setiap proses kamu berkarya dengan perasaan yang lepas tanpa beban dari keluhan dan kesombongan.

Connect

Inspirasi adalah hal yang sangat dibutuhkan untuk berkarya. Inspirasi bisa datang dari mana-mana, salah satunya adalah dari orang-orang disekitar kita. Pengetahuan kita bisa meningkat saat kita terbiasa berkoneksi atau bersosialisasi dengan banyak orang. Kita akan mendapat banyak ilmu baru dari orang-orang ini.

Action

Semua itu gak ada artinya kalo kita gak mau action. Kreatifitas perlu diasah terus, dan berkarya itu butuh praktek. Jangan terlalu lama nunggu ide cemerlang untuk membuat karya, kadang kita cuma butuh action. Mulai ajah dulu, action buat membangun sesuatu jika ada hal yang dirasa kurang puas bisa kita koreksi dibelakang, dan bisa kita perbaiki. Buat beberapa portofolio yang menunjukan hasil karya kamu, ini mebantu kamu untuk terus mengasah kreatifitas kamu dan meningkatkan kualitas kreatifitas kamu dengan mengamati peningkatan kualitas karya kamu.

So, jadi manusia kreatif itu bukan kewajiban, bukan juga bakat yang mutlak, tapi ini pilihan. Mari belajar menjadi orang-orang yang kreatif.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s