Merdeka Itu…

Indonesia boy

Baru saja 17 Agustus lewat didepan kita. Memperingati kemerdekaan penjajahan kolonialisme atas bangsa Indonesia. Semua orang jadi meneriakan Merdeka, dan mulai latah berfilosofi tentang apa itu Merdeka. Kemudian apa itu Merdeka? Mulai banyak orang bertanya-tanya dan membuat definisinya.

  • Bagi Anak Sekolah, Merdeka itu, kala biaya pendidikan murah
  • Bagi Mahasiswa, Merdeka itu kala sudah bebas dari kuliah
  • Bagi Kaum Pekerja, Merdeka itu kala gaji mereka bisa membuat keluarganya sejahtera
  • Bagi Orang Timur dan sekitarnya, Merdeka itu kala pembangunan merata

Setiap kalangan mempunyai masing-masing makna Merdekanya. Merdeka menurut versi mereka. Tapi masih ada juga yang merasa belum Merdeka. Indonesia sudah Merdeka kapten, kita sudah proklamasi, kita punya konstitusi, kita punya bendera sendiri, kita bahkan memimpin konferensi, apa lagi yang membuat kita belum merdeka? Terima saja jika kita sudah merdeka. Jangan mempersulit diri dengan merdeka yang utuh atau tidak utuh. Bung Karno, 70 tahun yang lalu menyatakan Indonesia merdeka bukan untuk melihat generasinya bersusah diri, tapi untuk bangkit membangun negeri. Jika belum merdeka karena merasa dijajah bangsa sendiri, maka sebenarnya dalam hal itu pun kita sudah merdeka. Hanya kadang tak sadar jika kemerdekaan itu sudah dibeli. Teman-teman, saya hanya tidak mau menyerah untuk percaya. Karena dengan percaya, tipuan itu akan lelah sendiri. Dengan percaya, kita memberi kesempatan untuk pembuktian bakti, kita lebih punya waktu untuk mengurus diri, dan optimis mengawal janji. (quotes by @abdurarsyad cek disini

Lanjutkan membaca “Merdeka Itu…”

Iklan

BlogWalking, Jadilah Mahluk Sosial Yang Baik Di Blog

technology-791034_1280

Jaman SD dulu di pelajaran IPS pasti sering banged denger ungkapan Manusia itu hidup sebagai mahluk sosial, makanya sudah seharusnya manusia itu bersosialisasi dengan lingkungannya karena saling membutuhkan manusia lain. Begitu juga dengan kita para manusia yang tukang nongkrong di Blog atau biasa disebut Blogger. Kita juga harus pandai bersosialisasi dengan Blogger lain, karena blog kita butuh diakui oleh blogger lain. Dalam dunia blogging kita seringkali mendengar istilah blogwalking, atau jalan-jalan di blog. Emangnya cuma anak gunung sama anak racing yang bisa ngetrip jalan-jalan, kita anak blog juga bisa jalan-jalan mengunjungi blog lain. Buat para blogger istilah blogwalking kayanya sudah gak asing lagi, kalo masih asing sama blogwalking, mungkin main kamu kurang jauh, dan bacaan kamu belum banyak sebagai seorang blogger. Jadi blogger perlu rakus baca sama rajin cari sesuatu yang baru bro.

Intinya blogwalking itu yah mengunjungi blog orang lain. Tapi ya gak cuma sekedar berkunjung, harus ada saling memberikan keuntungan antara si pengunjung blog dengan si pemilik blog, win win solution gitu atau simbualisme lah. Inilah inti dari blogwalking, saling mengunjungi saling silaturahmi, dan saling bertukar link. Nah sebagai manusia yang memiliki tata krama dalam bersosialisasi, dalam dunia blog juga ada tata kramanya men. Jadilah mahluk sosial yang baik di blog, dengan melakukan blogwalking dengan elegan. Kenapa elegan, karena banyak banged mereka yang melakukan blogwalking cuma sekedar promosi, ningalin link doank, dan ada juga yang spam, kan gak etis, gak elegan banged coy. Kalo kalian merupakan salah satu dari mereka, ini sama ajah kaya kamu bertamu kerumah orang, kamu numpang ke toilet udah kencing sama BAB, terus gak disiram, pergi gak pamit lagi.

Keduabelah pihak harus sama-sama diuntungkan donk. Blogwalking memang memiliki banyak manfaat kalo kamu mampu memaksimalkannya. Jadi ini beberapa cara dan tehnik yang elegan yang semestinya kamu perhatikan saat melakukan blogwalking biar kegiatan tersebut tidak sia-sia. Kamu dapet manfaat, tetap menjaga keeleganan sebagai blogger, dan menjadi manusia sosial yang baik.

Lanjutkan membaca “BlogWalking, Jadilah Mahluk Sosial Yang Baik Di Blog”

KESALAHAN PENULIS DALAM MENULIS

Sumber

18/01/2013 20:59:57 WIB Malam itu saya sedikit mengalami writer’s block. Saya stuck dengan naskah saya, agak stress juga karena baru dapet kabar gak enak dikampus. Saya pulang agak cepat malam itu membuka twitter dan menemukan #7KesalahanPenulis yang dibuat oleh @nulisbuku. Akun ini adalah akun official dari NulisBuku.com sebuah start up lokal yang memudahkan para penulis pemula untuk menerbitkan naskahnya sendiri. Nulisbuku.com BUKAN penerbit.  NulisBuku.com adalah mitra para penulis pemula untuk bisa menjadi penerbit sendiri (Self Publishing). Dengan demikian sebenarnya yang menjadi penerbit adalah si penulis itu sendiri, dan tentunya penulis juga masih memiliki hak cipta atas karyanya, dan tentu saja penulis  boleh menawarkan karyanya ke pihak lain/ ke penerbit lain dengan bebas.

Ingin lebih jelas mengenai apa itu nulisbuku.com, silakan saksikan video ini, klik–> http://goo.gl/eyjflz

Dengan munculnya kultwit #7KesalahanPenulis dari @nulisbuku saya agak sedikit terpaku (cie terpaku), kayanya ada yang salah juga sama saya yang akhirnya sering stuck dalam menulis naskah sama menulis artikel blog. Saya tidak bisa memenuhi komitmen untuk menerbitkan minimal 1 artikel per minggu di blog, dan menulis minimal 1 halaman untuk naskah saya. FIX ada yang harus dibenahi.

Jadi saya berusaha merangkum kultwit #7KesalahanPenulis dari @nulisbuku dan sedikit menambahkan pendapat saya pribadi. Untuk kultwit aslinya bisa dilihat disini.

Lanjutkan membaca “KESALAHAN PENULIS DALAM MENULIS”

APA YANG HARUS DIUBAH DARI OSPEK

Sumber

Beberapa waktu lalu sempet rame dimedia-media mengenai pelanggaran pelaksanaan MOS (Masa Orientasi Siswa) disekolah-sekolah. Isu ini kayanya dari tahun ketahun selalu diangkat dech kalo memasuki tahun pelajaran baru, tapi entah kenapa kayanya tidak ada penanganan yang cukup tegas untuk membuat penyalahgunaan MOS ini bener-bener berhenti. Gak cuma di MOS yang ada di SMP atau SMA, OSPEK diperguruan tinggi juga banyak kasus yang sama. Perploncoan udah kaya jadi budaya dan tradisi yang harus dimaklumi sama Mahasiswa Baru, dan mereka harus merelakan diri diinjak-injak harga dirinya sama senior. Come On man, ada yang salah sama sistem pendidikan kita. Ada sebuah jokes dari @NOTASLIMBOY dalam materi stand up comedy nya yang kurang lebih isinya :

Menurut saya tempat yang paling berbahaya itu bukan diskotik, melainkan sekolah.

Contoh, anak TK disodomi

Anak SD ada yang dibully sampe meninggal

Anak SMP bikin video porno

Anak SMA di tawuran sampe meninggal

Anak Kuliah di Ospek sampe meninggal

Jadinya sekolah yang harus ditutup. Bukannya diskotik

(Kurang lebih kaya gitu materinya, yang asli lebih kocak. Bisa dilihat disini)

Sebuah jokes menggelitik yang membuat saya melakukan flashback dimasa-masa saya mengalami MOS waktu SMP dan SMA (Kebetulan waktu kuliah gak ada OSPEK, soalnya ambil kelas karyawan hehe). MOS jaman-jaman itu seolah-olah cuma jadi ajang pamer para senior kalo mereka punya kuasa, mereka lebih superior karena lebih lama hidup disekolahan itu. Banyak aktifitas yang bener-bener gak ada gunanya, dan ini bener-bener bullshit man. Bullying yang difasilitasi kalo ini namanya.

Lanjutkan membaca “APA YANG HARUS DIUBAH DARI OSPEK”