Sumber

Beberapa waktu lalu sempet rame dimedia-media mengenai pelanggaran pelaksanaan MOS (Masa Orientasi Siswa) disekolah-sekolah. Isu ini kayanya dari tahun ketahun selalu diangkat dech kalo memasuki tahun pelajaran baru, tapi entah kenapa kayanya tidak ada penanganan yang cukup tegas untuk membuat penyalahgunaan MOS ini bener-bener berhenti. Gak cuma di MOS yang ada di SMP atau SMA, OSPEK diperguruan tinggi juga banyak kasus yang sama. Perploncoan udah kaya jadi budaya dan tradisi yang harus dimaklumi sama Mahasiswa Baru, dan mereka harus merelakan diri diinjak-injak harga dirinya sama senior. Come On man, ada yang salah sama sistem pendidikan kita. Ada sebuah jokes dari @NOTASLIMBOY dalam materi stand up comedy nya yang kurang lebih isinya :

Menurut saya tempat yang paling berbahaya itu bukan diskotik, melainkan sekolah.

Contoh, anak TK disodomi

Anak SD ada yang dibully sampe meninggal

Anak SMP bikin video porno

Anak SMA di tawuran sampe meninggal

Anak Kuliah di Ospek sampe meninggal

Jadinya sekolah yang harus ditutup. Bukannya diskotik

(Kurang lebih kaya gitu materinya, yang asli lebih kocak. Bisa dilihat disini)

Sebuah jokes menggelitik yang membuat saya melakukan flashback dimasa-masa saya mengalami MOS waktu SMP dan SMA (Kebetulan waktu kuliah gak ada OSPEK, soalnya ambil kelas karyawan hehe). MOS jaman-jaman itu seolah-olah cuma jadi ajang pamer para senior kalo mereka punya kuasa, mereka lebih superior karena lebih lama hidup disekolahan itu. Banyak aktifitas yang bener-bener gak ada gunanya, dan ini bener-bener bullshit man. Bullying yang difasilitasi kalo ini namanya.

Sebenernya gak ada yang salah dengan pengadaan MOS atau OSPEK, yang salah itu adalah kegiatannya yang gak mutu. Banyak kegiatan yang dilakukan itu meaningless, gak banyak yang jadi impact positif, dan malahan jadi bencana. Bingungnya kenapa hal ini terus membudaya sampe sekarang, STOP IT !!! BULLYING IS BULLSHIT men.

Apa Yang Salah ???

Sumber

Beberapa waktu lalu saya nonton video dari Skinyindonesian24 judulnya OSPEK. Bisa dilihat disini. Isi videonya kurang lebih adalah mengenai argumen orang-orang “kenapa OSPEK itu baik”, dan Andovi bersama teman-temannya berusaha menyanggahnya. Nah saya juga mau ikut menyanggah. Jadi tulisan dibawah adalah kombinasi pendapat dari Skinyindonesian24 dan pendapat saya pribadi.

Argumen Pro Ospek #1 : Ospek Bikin Fisik Lo Jadi Strong

Alasan ini gak masuk akal banged. Dalam kurun waktu 4 hari, anak-anak baru disuruh push-up, lari-lari, dan melakukan aktifitas fisik lain, dan dipikir bakal membuat itu badan jadi strong seketika. Itu ibarat memaksa Kang Muslihat (Preman Pensiun) dengan badan cekingnya, harus berubah menjadi Ade Rai dalam waktu 4 hari. Mustahil men.

Semua orang yang fisiknya prima itu hasil latihan bertahun-tahun, bertahap, dan tekun. Gak cuma karena aktifitas fisik yang dipaksakan selama 4 hari. Kalo aktifitas fisik buat training kepemimpinan yang biasanya dilakukan tentara sih mending, masih ada motivasi-motivasinya sedikit, masih ada nilai yang bisa diambil setelahnya, lah ini, cuma jadi bukti arogansi senior ajah.

Argumen Pro Ospek #2 : Ospek Membuat Mental Lo Lebih Kuat

Ini sama gak masuk akalnya. Emangnya itu senior-senior udah pada lulus dari fakultas Psikologi, yang udah ngerti tentang mentalitas seseorang, engga men. Lagian itu senior-senior emang udah terkualifikasi memberikan Mental Health gitu yah? Liat dech metode-metodenya, diteriak-teriakin, dikucilkan, dihina, dikata-katain selama 3 atau 4 hari gak akan seketika menguatkan mental seseorang. Bullshit men. Ini Argumen yang Invalid banged.

Argumen Pro Ospek #3 : Ospek Mengajarkan Hormat Ke Senior

Kalian sebagai senior kalo mau dihormati ya berprestasilah. Tunjukan sikap yang patut dihargai dan dihormati juga, bukannya jadi sok jagoan gitu. Bukannya jadi hormat malah jadi pengen nonjok. Kalian berprestasilah, buat karya, bersikaplah yang baik, pasti nanti bakal dihormati junior. Respect is Earn Not Taught. 

Argumen Pro Ospek #4 : Ospek Membuat Kita Lebih Disiplin

Mendisiplinkan seseorang itu gak bisa dicapai cuma dalam 3-4 hari doank men. Disiplin itu gaya hidup, habbit, jadi harus bener-bener dibentuk melalui proses panjang. Kembali lagi ke metodenya, kalo metodenya cuma diteriak-teriakin pas terlambat, itu gak bakal mengubah habbit anak tersebut, dan seketika jadi disiplin men. Ini proses panjang, dan perlu penanganan yang berkesinambungan.

Argumen Pro Ospek #5 : Ospek Meningkatkan Solidaritas

Pada kenyataannya dalam menjalani hubungan sosial kita akan lebih dekat dengan orang-orang tertentu. Kembali lagi kemetodenya, kalo dipikir dengan diteriak-teriakin langsung meningkatkan solidaritas seseorang, it’s bullshit men. Membuat kompak suatu kelompok gak gitu caranya, apalagi orang-orang yang baru kenal. Masih ada banyak cara lain atau kegiatan lain yang bisa mengarahkan kesolidan satu angkatan ini, yang jelas bukan dengan cara diteriak-teriakin gak jelas.

Terus Harus Gimana??

 

Oke setelah kita melihat beberapa hal yang salah dengan OSPEK atau MOS, harus ada sebuah perubahan supaya kegiatan ini menjadi lebih positif lagi. Gak ada yang salah dengan OSPEK atau MOS ini, yang salah adalah adanya praktek senioritas dan bullying dibalik itu semua. Kalo OSPEK atau MOS dilaksanakan dengan metode yang tepat dan kegiatan didalamnya itu emang positif, pasti OSPEK atau MOS ini bakalan menjadi sesuatu yang positif juga. Kegiatan yang cuma dilaksanakan 3-4 hari ini akan memberi kesan positif buat mereka yang mengalaminya dan ada nilai yang mereka dapat.

Saya gak mau membandingkan dengan negara lain secara keseluruhan, karena nyatanya dinegara lain praktek bullying masih ada juga, walaupun memang terselubung dibalik sistem. Bukannya seperti Indonesia yang sistemnya seakan-akan malah memberikan fasilitas untuk melakukan bullying.

Ada Sistem Yang Perlu Diubah

Sumber

Liat lagi argumen-argumen diatas dech, kalo emang masih menginginkan OSPEK atau MOS masih tetep ada, maka sistemnya harus bener-bener dipermak. Hilangkan budaya senioritas yang sok jago, sok superior dan sok-sok an galak. Gak ada gunanya. Perlu ada pembenahan biar senior yang melakukan bimbingan dan pengenalan akan lingkungan sekolah baru buat junior-junior ini tidak menjadi ajang bullying.

Hilangkan Hal-hal Yang Mengandung Bullying

Hilangkan hal-hal yang berbau bullying. Bullying is bullshit. Saya bener-bener benci sama hal-hal berbau bullying. Bullying itu gak keren, dan gak ada yang menyenangkan dengan hal itu. Minta junior-junior pake kostum memalukan gitu dan buat bahan olok-olok, gak ada yang keren dengan hal itu men.

Lakukan Kegiatan Positif

Kalo liat negara lain, banyak kegiatan-kegiatan antimainstream yang dilakukan pas OSPEK. Lakukan kegiatan yang positif lah, daripada cuma disuruh push up sama teriak-teriakan atau kegiatan yang bikin malu junior, mending diajak bakti sosial, bikin essay dll. Banyak kok kegiatan positif yang bisa dilakukan pas OSPEK dan membuat OSPEK menjadi sesuatu yang menyenangkan bukan lagi memuakan.

Oke segini dulu tulisan saya kali ini. Buat para junior be ready, buat para senior kalo masih make bully mending lo mati. see ya.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s