SURAT TERBUKA BUAT TUKANG NGUTANG PULSA DI SELURUH INDONESIA

with or without... handphone//embedr.flickr.com/assets/client-code.js
Dear, teman-teman (yang sekarang udah gak jadi teman, ngilang dan meninggalkan utangan pulsa)

Memang hidup itu berat gaes. Saat kebutuhan pokok yang awalnya cuma Sandang, Pangan, Papan, sudah berkembang menjadi Sandang, Pangan, Papan, Pulsa, dan Colokan. Pulsa yang dulu dianggap sebagai kebutuhan Tersier, karena begitu mewah (cuma orang-orang kaya yang punya), kemudian berkembang menjadi kebutuhan sekunder, dan sekarang sudah naik jabatan menjadi kebutuhan pokok karena begitu perlunya kebutuhan seseorang akan komunikasi.

Kenyataan ini tidak saya pungkiri gaes, saya, kamu, kita semua butuh pulsa. Pacaran butuh pulsa, gebet pacar temen butuh pulsa, menghubungi orang tua buat minta kiriman juga butuh pulsa. So saya juga sadar dan paham, semua hal bisa dilakukan untuk mendapatkan pulsa. Mulai dari ngurangin uang buat makan, ngaku lagi dikantor polisi, sampe ngutang ke temen.

Untuk kasus pertama, ngurangin uang buat makan, kalian bersabarlah gaes. Tuhan akan menguatkan hambanya yang sedang kesusahan. Tapi jangan berharap lebih. Kalo disurga ada konter, saat itu juga pasti bisa dikirim pulsa dari surga. Tapi percayalah disurga tidak ada konter makanya Tuhan cuma akan nguatin kamu.

Lanjutkan membaca “SURAT TERBUKA BUAT TUKANG NGUTANG PULSA DI SELURUH INDONESIA”

Iklan