Banda Neira adalah proyek iseng bertanggung jawab yang menjunjung tinggi spirit amateurisme.

Dulu ketika tinggal di Jakarta Rara Sekar adalah aktivis Hak Azasi Manusia di LSM Kontras. Kini ia hijrah ke Bali dan jadi pegiat sosial di organisasi non profit Kopernik. Kerjaanya, membagikan teknologi tepat guna untuk memberdayakan masyarakat di berbagai tempat. Sementara Ananda Badudu, dulu, kini, dan nanti adalah wartawan harian di Tempo. Kerjaanya, setiap hari keliling Jakarta mencari berita.

Siapapun tahu hidup di Jakarta akan terasa penat jika tak diselingi kegiatan-kegiatan menghibur diri. Oleh karena itu keduanya sepakat membentuk band. Formatnya sederhana saja, dua orang dan satu gitar. Kadang ada xylophone mainan nyempil. Atau impersonisasi terompet berhubung tak punya alat sesungguhnya. Meski formatnya dua orang, mereka menolak disebut duo, inginnya disebut band. Tak tahu pasti apa maksudnya.

Saya mengenal dan mengikuti musik Banda Neira sejak 2015 ini. Entahlah, mungkin karena umur yang semakin tua, musik dengan beat cepat dan penuh distorsi seakan mulai menjemukan telinga. Banda Neira inilah yang akhirnya membuat saya jatuh cinta pada genre musik baru setelah sekian lama hanya mendengarkan Blink 182, Simple Plan, dan band-band sejenisnya.

Di Atas Kapal Kertas, Ke Entah Berantah, Kau Keluhkan, dan Rindu (musikalisasi puisi Subagio Sastrowardoyo) yang tergabung dalam album EP “Diparuh Waktu” yang mereka upload di SounCloud menjadi peneduh setiap kali saya dikamar merenungi nasib saya yang adalah pengangguran.

Album Berjalan Lebih Jauh yang juga sudah banyak muncul bajakannya di Youtube menjadikan saya semakin pengen mengenal lebih jauh tentang band ini dan musik mereka. Banda Neira benar-benar menjadi pelarian yang paling menyenangkan saat galau mulai menyerang. Oke Fix, akhirnya saya ngefans sama Banda Neira.

Yang Patah Tumbuh Yang Hilang Berganti

1 Februari 2016. Seperti biasanya, siang itu diatas kasur apek kamar yang jarang tak jemur, saya iseng-iseng stalking akun IG orang-orang. Tentu saja saya stay tune di SoundCloudnya Banda Neira dengan play list mereka yang aduhai, apalagi sudah ada 3 lagu baru yang seoalah jadi teaser buat album baru mereka.

Saya mulai stalking akun orang-orang mulai dari akunnya para artis hingga akunnya mantan gebetan. Yah namanya juga pengangguran, gak ada kerjaan. Kalo stalking IG orang bisa dapet bayaran, mungkin saya udah kaya sekarang. Gak ada ekspektasi apapun dari kegiatan stalking ini. Semuanya berjalan dengan natural ajah gitu kaya aktifitas sehari-hari biasa.

Sampai akhirnya saat saya scrol timeline IG saya dan melihat postingan dari Rara Sekar yang cukup membuat saya tersentak. Sebuah gambar bunga matahari yang bersanding indah dengan CD album baru Banda Neira. Album “Yang Patah Tumbuh Yang Hilang Berganti” yang notabene sudah saya tunggu sejak lama. Sebuah pengumuman peluncuran fisik album yang diiringi pengumuman VAKUM nya Banda Neira juga.

Yups, saya cukup kaget dan sedih juga. Gak sampe nangis juga sih kaya fans-fans One Direction waktu tau mereka bakalan vakum. Tapi serius, saya sedih banget denger kabar ini. Setelah pesta rilis album tanggal 30 Januari 2016, saya berharap bakalan ada pengumuman jadwal tour promo album mereka. Sudah 2 kali waktu mereka menyambangi Jogja dan saya gak sempet liat. Makanya saya nunggu banget bisa liat mereka live di Jogja sambil membawakan lagu-lagu baru di album yang baru. Tapi apadaya, yang saya dapat malah pengumuman kevakuman.

Semua pecinta Banda Neira pasti mengalami kesedihan yang sama. Sebuah pengumuman kevakuman yang disampaikan secara singkat, padat, jelas, dan memilukan.

cats

Maaf baru sempat mengucapkan terima kasih kepada kalian semua yang hadir di pesta rilis kecil-kecilan Banda Neira dua hari lalu.
Kemarin ga kuat mau nge-post apapun karena masih diselimuti rasa sedih mengetahui pesta rilis kemarin adalah panggung terakhir Banda Neira sampai tidak tahu kapan. Kami tidak bisa menjanjikan apa-apa di masa mendatang.

Mulai Februari ini, Banda Neira dinyatakan vakum. Rara sepekan lagi akan berangkat melanjutkan studi ke luar negeri setidaknya selama dua tahun. Otomatis kita tak lagi bisa bertemu seperti dulu. Ga lagi bisa nyanyi bareng di gigs-gigs manapun.

Kami sudah menyiapkan album “Yang Patah Tumbuh, yang Hilang Berganti” dan mulai hari ini album itu sudah tersedia di outlet-outlet musik digital, salah satunya iTunes. Mudah-mudahan album itu bisa melipur lara yang menyertai perpisahan kita. Perpisahan Banda Neira dengan kalian semua yang mendengarkan. Kalian yang membuat kami super semangat terus berkarya dan membuat lagu.

Cerita di balik pembuatan album dan mereka-mereka yang terlibat rencananya akan ditulis di blog kami, dibandaneira.tumblr.com. Setelah sekian lama ga pernah nulis apa-apa, rasanya perlu ngeblog lagi semata-mata agar pengalaman seru ini tidak menguap begitu saja kemudian hilang seiring berjalannya waktu.

Akhir kata, terima kasih kepada kalian semua. Terima kasih untuk empat tahun yang begitu mengubah hidup kami. Semoga kesederhanaan musik kami bisa diterima dan berkenan di hati.

Salam,
@bandaneira_official.
#yangpatahtumbuhyanghilangberganti
#bandaneira

Sampai jumpa mbak Rara Sekar. Terima kasih buat Banda Neira dan musik kalian yang indah. Terima kasih sudah mencekoki saya dengan lirik-lirik yang puitis dan menggugah. Terima kasih sudah menghasilkan karya yang luar biasa keren. Saya masih akan setia menunggu karya Banda Neira yang selanjutnya.

P.S : Buat teman-teman yang pengen mengunduh album Banda Neira, kalian bisa mengundhnya di iTunes. Kalian bakalan mendapatkan 15 lagu. Buat yang pengen dengerin teaser 3 lagu baru dari album ini bisa mendengarkannya di SoundCloud. Mulai biasakan menikmati karya original yah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s