Sumber : msdailylife.wordpress.com

Menjelang lebaran ini, bioskop Indonesia sedang diramaikan dengan film-film lokal yang keren-keren. Salah satunya adalah Sabtu Bersama Bapak. Film ini diadaptasi dari sebuah buku karya Adithya Mulya.

Ini bukan kali pertama, buku Adithya Mulya diadaptasi menjadi sebuah film. Sebelumnya, “Jomblo” sangat sukses sebagai film adaptasi buku. Dan rasanya, adaptasi dari Sabtu Bersama Bapak ini juga akan sukses.

Banyak komentar bersliweran di twitter kalo film Sabtu Bersama Bapak ini beneran keren dan asik ditonton. Sayangnya saya belum punya duit buat nonton ke bioskop, jadi gak bisa komentar apa-apa.

Tapi, biarpun begitu, saya cukup beruntung karena sudah memiliki bukunya dan sudah kelar membacanya. Jadi, kali ini saya mau iseng-iseng mereview buku Sabtu Bersama Bapak.

P.S : Semoga bisa nonton filmnya biar bisa kasih review juga.

P.S.S : Review ini bersifat sangat subyektif dan ditulis bukan oleh seorang pengamat profesional.

Ide Cerita yang Brilian

Baru melihat sinopsis dibalik bukunya saja, saya sudah sangat tertarik. Ide dari buku ini sangat brilian. Bagaimana seorang Bapak ingin tetap mendidik anak-anaknya walaupun sudah berbeda alam. Dia memanfaatkan rekaman dari sebuah handycamp untuk bisa mewujudkan hal tersebut.

Dasar ceritanya sebanarnya cukup sederhana, tapi balutannya benar-benar tidak biasa.

Saat pertama kali melihat bukunya, saya langsung berfikiran bahwa buku ini adalah sebuah buku drama yang menye-menye, belatar kehidupan keluarga. Tapi setelah saya membacanya, benar, latarnya memang kehidupan keluarga, tapi ternyata ini jauh dari kesan pertama saya. Ini bukan buku drama menye-menye, ini adalah buku dengan paduan yang pas antara drama dan comedy. Paduan yang pas ini juga yang membuat pesan dari buku ini benar-benar tersampaikan secara total.

Paduan yang Pas Antara Kisah Cinta & Keluarga

Sangat jarang saya mendapati sebuah kisah berlatar kehidupan keluarga yang cukup menarik. Selama ini saya hanya mendapati berbagai kisah tentang seorang anak yang mimpinya tidak direstui oleh orang tuanya, atau sebuah keluarga yang salah satu anggotanya mengidap sakit, atau anak durhaka yang sering mendzolimi orang tuanya. Udah itu-itu saja yang banyak beredar.

Mungkin saya memang kurang banyak refrensi, jadi cuma tau latar cerita yang itu-itu saja. Tapi jujur, buku ini benar-benar menghadirkan sebuah kisah berlatar keluarga yang disajikan dengan balutan lain. Saya sungguh menikmatinya.

Kisah cinta yang disajikan sebenarnya cukup simple. Tapi Adithya Mulya cukup berhasil memasak premis yang simpe ini menjadi sebuah cerita utuh yang sangat nyaman untuk dinikmati alurnya.

Saya selalu senyum-senyum sendiri membaca setiap part-part percintaan di buku ini. Sederhana, terasa begitu nyata, dan beberapa bagian cukup menggelitik.

Tidak Banyak Kejutan yang Dihadirkan

Saya sering membaca dan menonton hal-hal bergenre fantasy, mungkin karena hal inilah otak saya tersetting begitu menggilai hal-hal yang surprising.

Tapi sayang sekali, buku ini cukup minim kejutan. Memang ada beberapa twist, tapi entahlah, buat saya mungkin itu kurang greget. Saya masih terlalu mudah untuk menebak arah ceritanya.

Tapi walaupun begitu, saya sangat menikmati membaca buku ini. Gaya bertutur Adithya Mulya benar-benar sangat runtut dan menyenangkan untuk terus diikuti. Saya jarang bisa menyelesaikan buku dalam satu hari. Tapi untuk buku ini, saya sampai harus benar-benar meluangkan waktu untuk menyelesaikannya dalam sehari. Tak lain karena saya sangat menikmati gaya bertuturnya.

Alasan Harus Membaca Buku Ini

Jika kamu sangat mencintai keluagamu, buku ini akan relate denganmu. Jika kamu begitu susah menemukan orang yang bisa kamu cintai, buku ini akan relate denganmu. Jika kamu mencintai seseorang begitu sungguh dan ingin berubah lebih baik demi dia, buku ini juga akan begitu relate denganmu.

Kamu akan belajar banyak tentang apa itu cinta, apa itu keluarga, dan apa itu cinta didalam keluarga. Percayalah, kamu akan terjebak dalam penuturan yang begitu asik dan kisah yang begitu inspiratif. Kamu perlu membeli dan membaca bukunya. Buktikan sendiri, kamu akan terbelalak setelah membacanya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s