Kita Sama-Sama Suka Mengenang Banda Neira.

Banda Neira

Yang,
yang patah tumbuh, yang hilang berganti
Yang hancur lebur akan terobati
Yang sia-sia akan jadi makna
Yang terus berulang suatu saat henti
Yang pernah jatuh ‘kan berdiri lagi
Yang patah tumbuh, yang hilang berganti

***

Tak ada yang pernah mengira lantunan lagu dari duo Rara – Nanda, akan merebut hati banyak orang—bahkan mereka berdua sendiri pun tak mengiranya. Bermula dari ketidaksengajaan, semesta kemudian merestui lahirnya keindahan baru dalam diri mereka berdua. Duo nelangsa pop asal Bandung ini menamai diri mereka Banda Neira, diambil dari nama pulau tempat dibuangnya Syahrir dan Hatta.

Agustus 2012, Rara Sekar dan Ananda Badudu sepakat merekam 4 lagu yang mereka miliki (Di Atas Kapal Kertas, Ke Entah Berantah, Rindu, dan Esok Pasti Jumpa), kemudian mengunggahnya ke Soundcloud. Tak ada harapan muluk-muluk, sekadar ingin berkarya saja. Tapi siapa kira, berawal dari keisengan di paruh waktu, Banda Neira kemudian beranjak menjadi sesuatu yang terus berjalan lebih jauh.

Lanjutkan membaca “Kita Sama-Sama Suka Mengenang Banda Neira.”

Iklan