[REVIEW FILM] COCO : Harta yang Paling Berharga Adalah Keluarga.

film-animasi-coco

Director: Lee Unkrich, Adrian Molina (co-director)

Writer: Lee Unkrich (original story by), Jason Katz (original story by), Adrian Molina, Matthew Aldrich.

Cast: Anthony Gonzalez (Miguel), Gael García Bernal (Hector), Benjamin Bratt (Ernesto de la Cruz), Alanna Ubach (Mamá Imelda), Ana Ofelia Murguía (Mama Coco), Jaime Camil (Papa), Sofía Espinosa (Mama), etc.

Published: 21 November 2017.

Rating: 8.9/10

Sinopsis:

Miguel, seorang anak berumur 12 tahun memiliki mimpi menjadi seorang musisi. Sayangnya impian itu terbentur dengan aturan dari nenek moyangnya yang melarang seluruh anggota keluarganya bersentuhan dengan musik. Karena tekad yang bulat untuk mengejar mimpinya, Miguel terpaksa harus mencuri gitar milik Ernesto de la Cruz yang malah membawanya melintasi dunia orang mati. Di dunia orang mati inilah Miguel memulai petualangannya yang akhirnya mengungkapkan banyak rahasia soal sejarah keluarga Miguel yang sebenarnya. Bagaimanakah petualangan Miguel untuk mendapatkan restu dan mengungkap rahasia keluarganya?

***

Lanjutkan membaca “[REVIEW FILM] COCO : Harta yang Paling Berharga Adalah Keluarga.”

Iklan

[REVIEW] LO PIKIR LO KEREN JOGJA : Pertunjukan Comedy yang Close To Reality.

“Gue bikin lo semua gak kecewa pokoknya. Itu Janji gue.” – Podcast Awal Minggu (PAM), 00:36 13/11/2017.

Jika statement diatas disampaikan oleh politisi, sudah bisa dipastikan janji hanya sekedar janji yang kemudian kabur kanginan atau menjadi tai. Tapi karena statement diatas disampaikan oleh Adriano Qalbi, sang pemimpin agung Kolam Tai, janji itu layak dinantikan karena pasti akan benar-benar diwujudkan.

Penantian para Kolam Tai regional Jogja dan sekitarnya akhirnya terjawab juga. Setelah dibuat ngiler dengan hype LPLK Jakarta yang menghiasi timeline twitter, akhirnya kesempatan menikmati langsung stand up oleh Adriano Qalbi bisa terwujud juga.

Antusiasme Kolam Tai terhadap LPLK Jogja bisa dilihat dari penjualan tiketnya. 100 tiket pertama dengan harga 85 ribu habis dalam waktu 1 jam. Benar-benar gila. Kemudian 200 tiket sisanya dengan harga 100 ribu habis dalam H-2 minggu. 300 tiket yang disediakan Sold Out. Tidak ada tiket OTS.

Untuk comic yang sangat sedikit sekali tampil di tv, ini sebuah pencapaian tersendiri. Adriano Qalbi memang tidak seterkenal Pandji atau Ernest, tapi bahkan kedua orang—yang bertahta di tahta mainstream—itu mengakui kualitas pertunjukan stand up seorang Adriano Qalbi.

Lanjutkan membaca “[REVIEW] LO PIKIR LO KEREN JOGJA : Pertunjukan Comedy yang Close To Reality.”

[REVIEW FILM] MARLINA PEMBUNUH DALAM 4 BABAK : Potret Wanita yang Mencari Keadilan.

Film-Marlina-Pembunuh-Dalam-Empat-Babak

Director: Mouly Surya.

Writer: Rama Adi, Garin Nugroho.

Cast: Marsha Timothy (Marlina), Dea Panendra (Novi), Egy Fedly (Markus), Yoga Pratama (Franz), Haydar Salishz (Niko), dll.

Published: 16 November 2017.

Sinopsis :

Marlina, seorang janda yang tinggal sendirian ditemani mumi suaminya. Rumahnya disambangi perampok (sekitar 7 orang) yang ingin merampok semua harta Marlina dan juga ingin memperkosanya. Sebagai upaya membela diri, akhirnya Marlina membunuh para perampok tadi. Tak puas hanya dengan membunuh para perampok tadi, Marlina berusaha mencari keadilan kepada aparat penegak hukum. Bagaimana liku perjalanan Marlina dalam mencari keadilan?

***

Lanjutkan membaca “[REVIEW FILM] MARLINA PEMBUNUH DALAM 4 BABAK : Potret Wanita yang Mencari Keadilan.”

[REVIEW BUKU] RE: – MAMAN SUHERMAN.

RE_Maman_Suherman

“Panggil aku: Re”!”
“Pekerjaanku pelacur!”
“Lebih tepatnya pelacur lesbian!”

Pertemuan dengan Re:, si pelacur lesbian, mengubah jalan hidup Herman. Semula, mahasiswa kriminologi itu menganggap Re: sekedar obyek penelitian skripsinya. Namun, yang terjadi malah sebaliknya.

Kisah hidup Re: yang berliku menyeret Herman hingga jauh ke dalam. Herman terpaksa terlibat dalam sisi tergelap dunia pelacuran yang bersimbah darah, dendam, dan air mata.

©Maman Suherman

Penerjemah : Bakdi Soemanto

Cetakan Kedua
POP, Mei 2014

160 hlm.

***

Lanjutkan membaca “[REVIEW BUKU] RE: – MAMAN SUHERMAN.”

[REVIEW FILM] POSESIF : Sebuah Toxic Relationsick Pada Anak SMA.

Film Posesif

Director : Edwin.

Writer : Gina S. Noer.

Cast : Putri Marino (Lala), Adipati Dolken (Yhudis), Griselda Agatha (Ega), Chicco Kurniawan (Rino), Cut Mini Theo (Mama Yhudis), Yayu A.W. Unru (Ayah Lala).

Published : 26 October 2017.

Sinopsis :

Lala, seorang siswi SMA yang juga merupakan seorang atlet loncat indah, menjalin sebuah hubungan cinta dengan Yudhis, salah satu murid baru di sekolahnya. Hubungan yang awalnya terasa manis, lama-kelamaan berubah menjadi semakin kompleks. Yudhis mulai mengikat Lala dan cenderung berbuat gila. Bagaimana arah perjalanan kisah cinta 2 sejoli yang masih SMA ini?

***

Lanjutkan membaca “[REVIEW FILM] POSESIF : Sebuah Toxic Relationsick Pada Anak SMA.”

[REVIEW FILM] JOMBLO REBOOT : Karena Jomblo Itu Berat Jendral

Director : Hanung Bramantyo

Writer :  Ifan Ismail, Adhitya Mulya

Cast : Ge Pamungkas (Agus), Arie Kriting (Bimo), Deva Mahenra (Olip), Richard Kyle (Doni), Aurélie Moeremans (Asri), Indah Permatasari (Lani), Natasha Rizki (Rita), etc.

Published :  5 October 2017

Sinopsis :

Agus (Ge Pamungkas), Bimo (Arie Kriting), Doni (Richard Kyle), dan Olip (Deva Mahenra) adalah sekelompok sahabat yang berkuliah di universitas negeri B. Agus, Bimo, dan Olip memiliki masalah yanng sama yaitu status Jomblo. Sedangkan Doni bermasalah dengan komitmen. Dia lebih suka bermain-main dengan banyak wanita tanpa mau mengambil komitmen pacaran.

Asri (Aurelie Moeremans), Rita (Natasha Rizki), dan Lani (Indah Permatasari), mulai masuk dalam kehidupan kelompok sahabat ini. Bagaimanakah nasib persahabatan mereka? Bagaimana nasib status jomblo mereka?

***

Lanjutkan membaca “[REVIEW FILM] JOMBLO REBOOT : Karena Jomblo Itu Berat Jendral”

[REVIEW FILM] PENGABDI SETAN : Saat Ibu Yang Sudah Meninggal Kangen Anak-Anaknya.

Pengabdi Setan

Director & Writer : Joko Anwar

Cast : Bront Palarae (Bapak), Tara Basro (Rini), Endy Arfian (Tony), Dimas Aditya (Hendra), Nasar Annuz (Bondi), M. Adhiyat (Ian), Ayu Laksmi (Mother), Egy Fedly (Budiman), Aswendi Nasution (Ustadz), Elly D. Luthan (Nenek), Fachry Albar (Batara), Asmara Abigail (Darminah).

Published : 28 Oktober 2017

Sinopsis :

Ibu (Ayu Laksmi) mengidap sakit yang tidak jelas selama 3 tahun. Selama Ibu menderita sakit, banyak kejadian-kejadian aneh yang dialami oleh keluarga ini. Pasca meninggalnya sang ibu, kejadian aneh semakin banyak terjadi. Keluarga ini seakan dihantui oleh sosok Ibu dengan berbagai kejadian aneh seperti suara lonceng dan lain-lain. Kondisi rumah semakin mencekam saat mereka tahu rahasia ibu mereka dan Ibu yang datang bukan sekadar untuk menengok anak-anaknya, namun untuk menjemput mereka.

***

Lanjutkan membaca “[REVIEW FILM] PENGABDI SETAN : Saat Ibu Yang Sudah Meninggal Kangen Anak-Anaknya.”

[REVIEW BUKU] HOLY MOTHER – AKIYOSHI RIKAKO.

Holy-Mother-Akiyoshi-Rikako

Terjadi pembunuhan mengerikan terhadap seorang anak laki-laki di kota tempat Hanomi tinggal. Korban bahkan diperkosa setelah dibunuh. Berita itu membuat Hanomi mengkhawatirkan keselamatan putri satu-satunya yang dia miliki. Pihak kepolisian bahkan tidak bisa dia percayai. Apa yang akan dia lakukan untuk melindungi putri tunggalnya itu?

©Akiyoshi Rikako

Penerjemah : Andry Setiawan

Cetakan Kedua
Penerbit Haru, Januari 2017

277 hlm.

Lanjutkan membaca “[REVIEW BUKU] HOLY MOTHER – AKIYOSHI RIKAKO.”

[REVIEW BUKU] ANIMAL FARM – GEORGE ORWELL.

Animal-Farm-George-Orwell

Pada suatu malam, Mayor Tua, seekor babi yang disegani. Mengumpulkan para binatang di Pertanian Manor milik Pak Jones. Si Mayor Tua menceritakan tentang mimpinya dan ide pemberontakan binatang untuk lepas dari eksploitasi manusia. Dia menyampaikan gagasan tentang pertanian yang dikelola sendiri oleh binatang, tanpa intervensi manusia.

Tiga malam kemudian, si Mayor Tua meninggal dunia. Ide dan gagasannya tentang pemberontakan terhadap manusia mengakar pada kawanan binatang di Pertanian Manor. Pemberontakan kemudian diorganisir oleh Snowball dan Napoleon, babi yang cerdas diantara binatang lainnya. Bagaimana usaha pemberontakan para binatang dibawah kepemimpinan para babi itu?

©George Orwell

Penerjemah : Bakdi Soemanto

Edisi II Cetakan ke-3
Bentang Pustaka, April 2017

148 hlm.
Lanjutkan membaca “[REVIEW BUKU] ANIMAL FARM – GEORGE ORWELL.”

[REVIEW BUKU] LELAKI HARIMAU – EKA KURNIAWAN.

Lelaki-harimau-2

Pada lanskap yang sureal, Margio adalah bocah yang menggiring babi ke dalam perangkap. Namun di sore ketika seharusnya rehat menanti musim perburuan, ia terperosok dalam tragedi pembunuhan paling brutal. Di balik motif-motif yang berhamburan, antara cinta dan pengkhianatan, rasa takut dan berahi, bunga dan darah, ia menyangkal dengan tandas. “Bukan aku yang melakukannya,” ia berkata dan melanjutkan. “Ada harimau di dalam tubuhku.”

©Eka Kurniawan

Pertama kali diterbitkan oleh PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2004.

Cetakan ketujuh
PT. Gramedia Pustaka Utama, Oktober 2016

190 hlm.

 

Lanjutkan membaca “[REVIEW BUKU] LELAKI HARIMAU – EKA KURNIAWAN.”