[REVIEW BUKU] LELAKI HARIMAU – EKA KURNIAWAN.

Lelaki-harimau-2

Pada lanskap yang sureal, Margio adalah bocah yang menggiring babi ke dalam perangkap. Namun di sore ketika seharusnya rehat menanti musim perburuan, ia terperosok dalam tragedi pembunuhan paling brutal. Di balik motif-motif yang berhamburan, antara cinta dan pengkhianatan, rasa takut dan berahi, bunga dan darah, ia menyangkal dengan tandas. “Bukan aku yang melakukannya,” ia berkata dan melanjutkan. “Ada harimau di dalam tubuhku.”

©Eka Kurniawan

Pertama kali diterbitkan oleh PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2004.

Cetakan ketujuh
PT. Gramedia Pustaka Utama, Oktober 2016

190 hlm.

 

Lanjutkan membaca “[REVIEW BUKU] LELAKI HARIMAU – EKA KURNIAWAN.”

Pustakanafas, Kampanyekan Budaya Baca di Jalanan Purworejo.

Perpustakaan-jalanan-purworejo

Tak biasanya minggu pagi saya bangun dari kasur nyaman dengan selimut hangat bekas iler semalam. Tempat tidur adalah kenyamanan yang paling hakiki di hari minggu. Tapi minggu pagi itu saya merelakan kenyamanan untuk melihat perpustakaan jalanan yang beritanya sedang malang meintang di timeline sosial media seputar Purworejo.

Atas dasar usaha mencapai titik kekinian persona hits, rasanya sangat berdosa jika melewatkan hal ini.

“Membaca adalah melawan.” Sebuah slogan yang mencolok mata terpampang di stand banner dari Pustakanafas. Dikelilingi oleh pajangan buku-buku—yang diperbolehkan untuk dibaca secara gratis—dan area mewarnai bagi anak.

Ada banyak jenis buku yang tampak di pajang. Ada serangkaian komik Conan yang tak lengkap serinya. Ada juga comic-comic lain yang tersebar diantara buku-buku lain.

Lanjutkan membaca “Pustakanafas, Kampanyekan Budaya Baca di Jalanan Purworejo.”

Turun Tangan Berbagi Inspirasi Nyata, Bukan Sekedar Kata-kata #KelasInspirasiPurworejo2.

WhatsApp Image 2017-05-02 at 8.49.54 PM

Kata-kata Pandji Pragiwaksono itu seperti racun. Sekali saja menelannya, racun itu pasti akan menjalar. Saya merasa terkutuk menjadi salah satu penggemar Pandji. Setiap kata-kata yang keluar dari mulutnya “hampir selalu” membuat saya teracuni dengan pikirannya. Misalnya perkataannya tentang “kontribusi apa yang bisa kita berikan untuk Indonesia”.

Awalnya, saya tidak pernah merasa tersentuh dengan hal-hal berbau nasionalisme semacam ini. Memikirkan Indonesia tidak ada untungnya bagi saya, lagipula saya yang kecil ini bisa memberi kontribusi apa untuk merubah Indonesia.

Pikir saya dulu, semua hal tentang nasionalisme hanyalah sebatas omong kosong belaka. Rasanya tidak akan ada orang yang sepeduli itu dengan negaranya. Lagipula saya juga belum merdeka secara ekonomi. Daripada memikirkan tentang omong kosong nasionalisme tadi, lebih baik saja kerja cari uang biar kaya.

Lanjutkan membaca “Turun Tangan Berbagi Inspirasi Nyata, Bukan Sekedar Kata-kata #KelasInspirasiPurworejo2.”

[REVIEW BUKU] CINTA TAK PERNAH TEPAT WAKTU – PUTHUT EA.

LRM_EXPORT_20170417_181853

“Aku” seorang penulis yang terjebak dalam trauma masa lalu yang cukup kelam. Ia terus melangkah, berusaha menyembuhkan lukanya dan berharap luka masa lalu itu bisa sembuh sebelum dia memulai sesuatu yang baru. Novel ini menceritakan tentang tokoh “Aku” dengan pergolakan pemikirannya, goncangan batin, pencarian cinta, dan upaya menyembuhkan luka. Novel ini mengajarkan kita untuk terus berjalan meskipun deretan ironi terlah banyak melukai.  

©Puthut EA

Cetakan kelima
Buku Mojok, Februari 2016

263 hlm.

Lanjutkan membaca “[REVIEW BUKU] CINTA TAK PERNAH TEPAT WAKTU – PUTHUT EA.”

[REVIEW BUKU] PARA BAJINGAN YANG MENYENANGKAN – PUTHUT EA

IMG_20170328_172355k

Sekelompok anak muda yang merasa hampir tidak punya masa depan karena nyaris gagal dalam studi tiba-tiba seperti menemukan sesuatu yang dianggap bisa menyelamatkan kehidupan mereka: bermain judi. Buku ini merekam kisah Puthut EA bersama sahabat-sahabatnya. Tentang kenakalan mereka, kejadian-kejadian diluar pakem kelumrahan yang mereka alami, dan berbagai kegilaan lainnya.

©Puthut EA

Buku Mojok, Desember 2016
178 hlm.


Lanjutkan membaca “[REVIEW BUKU] PARA BAJINGAN YANG MENYENANGKAN – PUTHUT EA”

[REVIEW BUKU] CORAT CORET DI TOILET – EKA KURNIAWAN.

Corat Coret Di Toilet

Eka Kurniawan selalu bisa menangkap pengalaman-pengalaman sosial yang dia liat atau terjadi disekitarnya dan menuangkannya dengan balutan cerita yang unik dan menarik. Memadupadankan kisah-kisah sosial ini dengan balutan fantasi maupun drama. Corat Coret di Toilet berisi cerpen-cerpen Eka Kurniawan yang dia buat dari periode 1999-2000. Setiap cerpen yang dia tulis selalu menyelipkan “keresahan” tentang suatu tatanan sosial. Setiap cerpen yang ditulis akhirnya menjadi seperti jejak sejarah. Setiap moment-moment sejarah yang pernah menimpa Indonesia, dia rekam dari sudut pandangnya menjadi suatu kisah drama kemanusiaan.

©Eka Kurniawan

PT Gramedia Pustaka Utama,

April 2014
April 2016
Juni 2016

125 hlm.

Lanjutkan membaca “[REVIEW BUKU] CORAT CORET DI TOILET – EKA KURNIAWAN.”

[REVIEW FILM] HACKSAW RIDGE : Saat Seorang Religius Menjadi Tentara.

Film Hicksaw Ridge

Director : Mel Gibson
Writer : Robert Schenkkan, Andrew Knight (Based on True Story)
Cast : Andrew Garfield, Teresa Palmer, Hugo Weaving, Vince Vaughn, Sam Worthington, Luke Bracey, Rachel Griffiths, etc.
Published : 4 November 2016 (USA)

Sinopsis :

Desmond Doss (Andrew Garfield), bergabung dengan militer Amerika pada era World War II. Desmond Doss adalah seorang penganut Kristen (Advent Hari Ke Tujuh) yang taat. Dia berkeinginan menjadi teaga medis di kesatuan militer USA dan sama sekali tidak ingin mengangkat senjata karena hal itu bertentangan dengan keyakinan atau iman yang dia pegang. Karena keyakinannya ini Desmon Doss mengalami berbagai macam kesulitan dan dipaksa untuk keluar dari militer, tapi karena keteguhan hatinya, Desmon Doss tetap bertahan di militer dan berkontribusi besar sebagai tenaga medis dalam kesatuannya.

***

Lanjutkan membaca “[REVIEW FILM] HACKSAW RIDGE : Saat Seorang Religius Menjadi Tentara.”

[PWRJ] LOMBA FOTO JEGLONGAN, KONTES SATIRE YANG MENYENTIL

Jeglongan Sewu Purworejo

Kalo Semarang punya Lawang Sewu, Purworejo punya “Jeglongan Sewu”.

Hidup di Purworejo memang menyenangkan. Selalu ada saja hal yang bisa di nyinyiri. Tak perlu jauh-jauh melihat ke Jakarta, Purworejo punya peradabannya sendiri yang tak kalah ciamiknya untuk dijadikan bahan adu argumen dan bahan kenyinyiran di sosial media.

Seperti senin pagi minggu lalu (13/2) dimana saya mendapati akun IG @purworejonan mengunggah foto aspal dengan tulisan “Lomba Foto Jeglogan”―tak lupa disertai logo purworejonan dan hastag #PWRjeglogan supaya anjay.

Tek ke… Ini redaksinya yang pengen cari sensasi atau memang orang-orangnya terlalu kreatif.

Dengan curiosity yang semakin meninggi, saya akhirnya iseng-iseng melihat kolom komentar karena saya yakin pasti akan ada banyak komentar lucu dari netizen yang pengen jadi center ofattention atau siapa tau ada akun dari dedek-dedek gemes yang turut berkomentar dan bisa di spik.

Dan viola, akhirnya saya menemukan harta karun. Akun @ganjar_pranowo―yang sama-sama kita tau bahwa beliau adalah Gubernur Jawa Tengah yang asli Purworejo―turut berkomentar di postingan ini.

Lanjutkan membaca “[PWRJ] LOMBA FOTO JEGLONGAN, KONTES SATIRE YANG MENYENTIL”

[REVIEW FILM] SPLIT : Pria Dengan 23 Kepribadian yang Hobby Menculik Dedek Gemes.

Split-movie-wallpaper-HD-storyofjho

Director: M. Night Shyamalan

Writer: M. Night Shyamalan

Cast: James McAvoy, Haley Lu Richardson, Jessica Sula, Anya Taylor-Joy, Betty Buckley.

Published: 15 February 2017.

Sinopsis :

Seorang laki-laki plontos (James McAvoy) tanpa sebab tiba-tiba menculik 3 orang gadis, Casey (Anya Taylor-Joy) yang pendiam dan penyendiri, Clair (Haley Lu Richardsone) dan Marcia (Jessica Sul)  yang gaul dan kekinian. Tiga orang gadis ini dibawa ke sebuah kamar tertutup. Setelah sadar, ketiga gadis tersebut mendapati penculik tersebut sangat terobsesi dengan kebersihan dan mengaku bernama Dennis. Seiring berjalannya waktu, ketiga gadis tadi menyadari bahwa pria plontos tadi kerap bertingkah aneh. Kadang terobsesi dengan kebersihan dan kaku, kadang kekanakan, dan kadang agak feminim. Casey menyadari bahwa lelaki plontos tersebut memiliki beberapa kepribadian dan melihat adanya kesempatan untuk melarikan diri saat lelaki plontos tadi beralih kepribadian menjadi kekanakan.

***

Lanjutkan membaca “[REVIEW FILM] SPLIT : Pria Dengan 23 Kepribadian yang Hobby Menculik Dedek Gemes.”

[REVIEW FILM] I AM MICHAEL : Seorang Gay yang Mencari Hidayah.

I am michael film

Director : Justin Kelly
Writer : Justin Kelly, Stacy Miler (Screnplay) | Benoit Denizet Lewis (based on the magazine article “My Ex-Gay Friend” by)
Cast : James Franco, Emma Roberts, Zachary Quinto, Leven Rambin, Daryl Hannah, Avan Jogia, etc.
Published : 27 Januari 2017 (USA – Terbatas) | 29 January 2015 (Premier di Sundance Film Festival)

Sinopsis :

Mizhael Glatzete (James Franco), seorang wartawan di XY Magazine dan seorang aktivis gay. Michael harus meninggalkan karirnya di XY Magazine karena harus mengikuti Bennet (Quinto), pasangan gay nya bekerja di luar kota. Sempat berhenti menjadi aktivis, Michael kemudian membuat majalahnya sendiri dan meneruskan perjuangannya dalam mengangkat isu kesetaraan hak para gay. Dalam perjalanannya, Michael mulai mempertanyakan tentang statusnya sebagai gay dan mulai mencari lebih dalam tentang jati dirinya yang sebenarnya.

***

Lanjutkan membaca “[REVIEW FILM] I AM MICHAEL : Seorang Gay yang Mencari Hidayah.”