[REVIEW BUKU] CINTA TAK PERNAH TEPAT WAKTU – PUTHUT EA.

LRM_EXPORT_20170417_181853

“Aku” seorang penulis yang terjebak dalam trauma masa lalu yang cukup kelam. Ia terus melangkah, berusaha menyembuhkan lukanya dan berharap luka masa lalu itu bisa sembuh sebelum dia memulai sesuatu yang baru. Novel ini menceritakan tentang tokoh “Aku” dengan pergolakan pemikirannya, goncangan batin, pencarian cinta, dan upaya menyembuhkan luka. Novel ini mengajarkan kita untuk terus berjalan meskipun deretan ironi terlah banyak melukai.  

©Puthut EA

Cetakan kelima
Buku Mojok, Februari 2016

263 hlm.

Lanjutkan membaca “[REVIEW BUKU] CINTA TAK PERNAH TEPAT WAKTU – PUTHUT EA.”

[REVIEW BUKU] PARA BAJINGAN YANG MENYENANGKAN – PUTHUT EA

IMG_20170328_172355k

Sekelompok anak muda yang merasa hampir tidak punya masa depan karena nyaris gagal dalam studi tiba-tiba seperti menemukan sesuatu yang dianggap bisa menyelamatkan kehidupan mereka: bermain judi. Buku ini merekam kisah Puthut EA bersama sahabat-sahabatnya. Tentang kenakalan mereka, kejadian-kejadian diluar pakem kelumrahan yang mereka alami, dan berbagai kegilaan lainnya.

©Puthut EA

Buku Mojok, Desember 2016
178 hlm.


Lanjutkan membaca “[REVIEW BUKU] PARA BAJINGAN YANG MENYENANGKAN – PUTHUT EA”

[REVIEW BUKU] CORAT CORET DI TOILET – EKA KURNIAWAN.

Corat Coret Di Toilet

Eka Kurniawan selalu bisa menangkap pengalaman-pengalaman sosial yang dia liat atau terjadi disekitarnya dan menuangkannya dengan balutan cerita yang unik dan menarik. Memadupadankan kisah-kisah sosial ini dengan balutan fantasi maupun drama. Corat Coret di Toilet berisi cerpen-cerpen Eka Kurniawan yang dia buat dari periode 1999-2000. Setiap cerpen yang dia tulis selalu menyelipkan “keresahan” tentang suatu tatanan sosial. Setiap cerpen yang ditulis akhirnya menjadi seperti jejak sejarah. Setiap moment-moment sejarah yang pernah menimpa Indonesia, dia rekam dari sudut pandangnya menjadi suatu kisah drama kemanusiaan.

©Eka Kurniawan

PT Gramedia Pustaka Utama,

April 2014
April 2016
Juni 2016

125 hlm.

Lanjutkan membaca “[REVIEW BUKU] CORAT CORET DI TOILET – EKA KURNIAWAN.”

[REVIEW FILM] HACKSAW RIDGE : Saat Seorang Religius Menjadi Tentara.

Film Hicksaw Ridge

Director : Mel Gibson
Writer : Robert Schenkkan, Andrew Knight (Based on True Story)
Cast : Andrew Garfield, Teresa Palmer, Hugo Weaving, Vince Vaughn, Sam Worthington, Luke Bracey, Rachel Griffiths, etc.
Published : 4 November 2016 (USA)

Sinopsis :

Desmond Doss (Andrew Garfield), bergabung dengan militer Amerika pada era World War II. Desmond Doss adalah seorang penganut Kristen (Advent Hari Ke Tujuh) yang taat. Dia berkeinginan menjadi teaga medis di kesatuan militer USA dan sama sekali tidak ingin mengangkat senjata karena hal itu bertentangan dengan keyakinan atau iman yang dia pegang. Karena keyakinannya ini Desmon Doss mengalami berbagai macam kesulitan dan dipaksa untuk keluar dari militer, tapi karena keteguhan hatinya, Desmon Doss tetap bertahan di militer dan berkontribusi besar sebagai tenaga medis dalam kesatuannya.

***

Lanjutkan membaca “[REVIEW FILM] HACKSAW RIDGE : Saat Seorang Religius Menjadi Tentara.”

[REVIEW FILM] SPLIT : Pria Dengan 23 Kepribadian yang Hobby Menculik Dedek Gemes.

Split-movie-wallpaper-HD-storyofjho

Director: M. Night Shyamalan

Writer: M. Night Shyamalan

Cast: James McAvoy, Haley Lu Richardson, Jessica Sula, Anya Taylor-Joy, Betty Buckley.

Published: 15 February 2017.

Sinopsis :

Seorang laki-laki plontos (James McAvoy) tanpa sebab tiba-tiba menculik 3 orang gadis, Casey (Anya Taylor-Joy) yang pendiam dan penyendiri, Clair (Haley Lu Richardsone) dan Marcia (Jessica Sul)  yang gaul dan kekinian. Tiga orang gadis ini dibawa ke sebuah kamar tertutup. Setelah sadar, ketiga gadis tersebut mendapati penculik tersebut sangat terobsesi dengan kebersihan dan mengaku bernama Dennis. Seiring berjalannya waktu, ketiga gadis tadi menyadari bahwa pria plontos tadi kerap bertingkah aneh. Kadang terobsesi dengan kebersihan dan kaku, kadang kekanakan, dan kadang agak feminim. Casey menyadari bahwa lelaki plontos tersebut memiliki beberapa kepribadian dan melihat adanya kesempatan untuk melarikan diri saat lelaki plontos tadi beralih kepribadian menjadi kekanakan.

***

Lanjutkan membaca “[REVIEW FILM] SPLIT : Pria Dengan 23 Kepribadian yang Hobby Menculik Dedek Gemes.”

[REVIEW FILM] I AM MICHAEL : Seorang Gay yang Mencari Hidayah.

I am michael film

Director : Justin Kelly
Writer : Justin Kelly, Stacy Miler (Screnplay) | Benoit Denizet Lewis (based on the magazine article “My Ex-Gay Friend” by)
Cast : James Franco, Emma Roberts, Zachary Quinto, Leven Rambin, Daryl Hannah, Avan Jogia, etc.
Published : 27 Januari 2017 (USA – Terbatas) | 29 January 2015 (Premier di Sundance Film Festival)

Sinopsis :

Mizhael Glatzete (James Franco), seorang wartawan di XY Magazine dan seorang aktivis gay. Michael harus meninggalkan karirnya di XY Magazine karena harus mengikuti Bennet (Quinto), pasangan gay nya bekerja di luar kota. Sempat berhenti menjadi aktivis, Michael kemudian membuat majalahnya sendiri dan meneruskan perjuangannya dalam mengangkat isu kesetaraan hak para gay. Dalam perjalanannya, Michael mulai mempertanyakan tentang statusnya sebagai gay dan mulai mencari lebih dalam tentang jati dirinya yang sebenarnya.

***

Lanjutkan membaca “[REVIEW FILM] I AM MICHAEL : Seorang Gay yang Mencari Hidayah.”

[REVIEW BUKU] MERASA PINTAR, BODOH SAJA TAK PUNYA – RUSDI MATHARI

cameringo_20170210_142346

Cak Dlahom, duda tua yang hidup sebatangkara dan tinggal di sebuah rumah dekat kandang kambing Pak Lurah. Cak Dlahom kerap menjadi komentator hal-hal yang berkaitan dengan substansi agama. Cak Dlahom yang dianggap gila nyatanya omongannya sering ada benarnya juga. Buku ini mengisahkan bagaimana Cak Dlahom hidup bersama para tetangganya. Bersetting di suatu desa di tanah Madura pada bulan Ramadhan, kisah-kisah di dalam buku ini menjadi suatu refleksi atau bahan perenungan dalam kita memandang dogma agama dan bagaimana kita menjalani hidup beragama dan bermasyarakat.

Merasa Pintar Bodoh Saja Tak Punya : Kisah Suffi Dari Madura
©Rusdi Mathari

Penyunting : Prima S. Wardhani
Buku Mojok, September 2016
226 hlm.

***

Lanjutkan membaca “[REVIEW BUKU] MERASA PINTAR, BODOH SAJA TAK PUNYA – RUSDI MATHARI”

[REVIEW FILM] HIDDEN FIGURE : Sosok Wanita yang Tersembunyi Dibalik NASA.

hidden-figures-750x315_orig

Director : Theodore Melfi
Writer : Allison Schroeder, Theodore Melfi. | Margot Lee Shetterly (buku)
Cast : Taraji P. Henson, Janelle Monae, Octavia Spencer, Kevin Costner, Kirsten Dunst, Jim Parson, etc.
Published : 25 Desember 2016 (Pemutaran terbatas) | 6 Januari 2017 (Secara luas).

Sinopsis :

Katherine Johnson (Taraji P. Henson), beserta dua rekannya, Dorothy Vaughn (Octavia Spencer) dan Mary Jackson (Janelle Monae) adalah seorang matematikawan kulit hitam (Afrika-Amerika) yang bekerja di NASA. Walaupun mereka bertiga memiliki kemampuan yang mumpuni, namun karena mereka “berwarna (color―berkulit hitam)” dan juga seorang wanita, mereka bertiga kerap mendapatkan diskriminasi. Mereka bertiga berusaha menunjukan kemampuan mereka untuk membantu NASA menerbangkan astronout hingga mengorbit di luar angkasa.

Lanjutkan membaca “[REVIEW FILM] HIDDEN FIGURE : Sosok Wanita yang Tersembunyi Dibalik NASA.”

[REVIEW FILM] LA LA LAND : Idealisme Mimpi Dalam Balutan Musikal.

4221396001_5195780524001_5195779166001-vs

Cast : Ryan Gosling, Emma Stone,  Rosemarie DeWitt, Jhon Legend, Callie Hernandez, J.K. Simmons, etc.
Director/Writer : Damien Chazelle

Sinopsis :

Mia (Emma Stone), seorang wanita yang terobsesi dengan dunia akting. Dia bermimpi ingin menjadi aktris. Sudah banyak audisi dia lalui, namun dia tidak pernah berhasil mendapatkan peran. Sebastian (Ryan Gosling), seorang pianis jazz yang memiliki idealisme tinggi dengan dunia jazz. Dia bermimpi memiliki klub jazznya sendiri, dimana dia bisa memainkan musik jazz sendiri dan membuat musik jazz bisa terus eksis. Mereka berdua bertemu dan saling jatuh cinta hingga akhirnya terjebak dalam romansa dan pergolakan dengan cita-cita, mimpi dan idealisme.

***

Setelah sukses dengan Wiplash, Damien Chazelle kembali menghadirkan film yang mengangkat tema musik dan tak kalah suksesnya dengan film terdahulunya. La La Land adalah sebuah film musikal dengan balutan musik jazz yang fantastis.

Lanjutkan membaca “[REVIEW FILM] LA LA LAND : Idealisme Mimpi Dalam Balutan Musikal.”

Membicarakan Tentang Music #30 DaysMusicChallenge

Music-And-Nature-HD-Wallpaper

Seperti M150 atau Tebs yang sering digunakan sebagai pelengkap oplosan supaya lebih nikmat, musik juga selalu menjadi pelengkap untuk saya mengkonsumsi oksigen untuk hidup. Ya, setidaknya dengan musik, hidup jadi tidak sekedar hidup. Biar ada rasa yang bisa dinikmati, jadi tidak pait-pait amat.

Setiap harinya saya bisa menghabiskan waktu berjam-jam dengan headset tersumpal di telinga untuk mendengarkan musik. Tidak peduli hal ini tidak sehat untuk telinga, yang penting ini sehat untuk mental dan jiwa saya. Jika saya tidak memiliki support perangkat cukup untuk mendengarkan musik, mungkin saya sudah gila sejak lama.

Youtube dan Spotify selama ini masih menjadi platform andalan untuk saya mendengarkan musik. Ya walaupun masih ada juga beberapa lagu bajakan yang saya simpan di Hardisk maupun Handphone jika kuota mulai sekarat. Tak apalah, kalo nanti sudah kaya, saya pasti bakal hedon langganan Spotify.

Lanjutkan membaca “Membicarakan Tentang Music #30 DaysMusicChallenge”