[REVIEW] LO PIKIR LO KEREN JOGJA : Pertunjukan Comedy yang Close To Reality.

“Gue bikin lo semua gak kecewa pokoknya. Itu Janji gue.” – Podcast Awal Minggu (PAM), 00:36 13/11/2017.

Jika statement diatas disampaikan oleh politisi, sudah bisa dipastikan janji hanya sekedar janji yang kemudian kabur kanginan atau menjadi tai. Tapi karena statement diatas disampaikan oleh Adriano Qalbi, sang pemimpin agung Kolam Tai, janji itu layak dinantikan karena pasti akan benar-benar diwujudkan.

Penantian para Kolam Tai regional Jogja dan sekitarnya akhirnya terjawab juga. Setelah dibuat ngiler dengan hype LPLK Jakarta yang menghiasi timeline twitter, akhirnya kesempatan menikmati langsung stand up oleh Adriano Qalbi bisa terwujud juga.

Antusiasme Kolam Tai terhadap LPLK Jogja bisa dilihat dari penjualan tiketnya. 100 tiket pertama dengan harga 85 ribu habis dalam waktu 1 jam. Benar-benar gila. Kemudian 200 tiket sisanya dengan harga 100 ribu habis dalam H-2 minggu. 300 tiket yang disediakan Sold Out. Tidak ada tiket OTS.

Untuk comic yang sangat sedikit sekali tampil di tv, ini sebuah pencapaian tersendiri. Adriano Qalbi memang tidak seterkenal Pandji atau Ernest, tapi bahkan kedua orang—yang bertahta di tahta mainstream—itu mengakui kualitas pertunjukan stand up seorang Adriano Qalbi.

Lanjutkan membaca “[REVIEW] LO PIKIR LO KEREN JOGJA : Pertunjukan Comedy yang Close To Reality.”

Iklan

Membicarakan Tentang Music #30 DaysMusicChallenge

Music-And-Nature-HD-Wallpaper

Seperti M150 atau Tebs yang sering digunakan sebagai pelengkap oplosan supaya lebih nikmat, musik juga selalu menjadi pelengkap untuk saya mengkonsumsi oksigen untuk hidup. Ya, setidaknya dengan musik, hidup jadi tidak sekedar hidup. Biar ada rasa yang bisa dinikmati, jadi tidak pait-pait amat.

Setiap harinya saya bisa menghabiskan waktu berjam-jam dengan headset tersumpal di telinga untuk mendengarkan musik. Tidak peduli hal ini tidak sehat untuk telinga, yang penting ini sehat untuk mental dan jiwa saya. Jika saya tidak memiliki support perangkat cukup untuk mendengarkan musik, mungkin saya sudah gila sejak lama.

Youtube dan Spotify selama ini masih menjadi platform andalan untuk saya mendengarkan musik. Ya walaupun masih ada juga beberapa lagu bajakan yang saya simpan di Hardisk maupun Handphone jika kuota mulai sekarat. Tak apalah, kalo nanti sudah kaya, saya pasti bakal hedon langganan Spotify.

Lanjutkan membaca “Membicarakan Tentang Music #30 DaysMusicChallenge”

[REVIEW] STAND UP SHOW EASTIMEWA YANG ISTIMEWA.

cats

Tahun ini, ada banyak kekecewaan yang harus saya telan. Setelah gagal menonton Show Juru Bicara milik Pandji, saya juga harus menerima kenyataan gagal lagi menonton Stand Up Gunung.

Meski tidak cukup membayar dua kekecewaan tersebut, tapi sepertinya saya cukup beruntung karena sempat untuk menonton Stand Up Comedy Show “EATIMEWA”. Pertunjukan ini cukup berhasil menjadi penghibur duka.

Sebagai salah satu penonton, saya membuat tulisan ini sebagai wujud apresiasi bahwa EASTIMEWA telah berhasil membuat saya benar-benar terpukau.

Konsep acara.

Dengan latar kos-kosan putra dengan penghuni anak-anak timur, saya cukup suka dengan konsep yang diusung. Latar belakang kisah tentang hilangnya perhiasan dari ibu kos yang diperankan oleh Ipus seperti sudah terkonsep dengan baik.

Video Syangit sebagai bapak kos dan Ipus sebagai ibu kos yang sedang tidur satu ranjang sudah membuat pecah suasana sejak show baru dibuka. Ipus sepertinya telah berhasil mengambil hati para penonton dengan perannya.

Jujur, sebenarnya saya tidak terlalu menyukai gimmick dalam pertunjukan Stand Up Comedy. Tapi tidak bisa saya pungkiri, gimmick yang ditampilkan di EASTIMEWA ini lucu banget. Nyatanya tawa penonton benar-benar pecah.

Tapi buat saya yang membuat lucu bukannya gimmcik yang disuguhkan, lebih pada celetukan-celetukan yang selalu keluar dari mulut Syangit atau Ipus.

Lanjutkan membaca “[REVIEW] STAND UP SHOW EASTIMEWA YANG ISTIMEWA.”

Pentingkah Membangun Hubungan Dengan Rekan Kerja?

Sumber : ayobuka.com

Apakah kamu memiliki hubungan yang baik dengan rekan-rekan sekerjamu? Jika iya, kira-kira seberapa pentingkah hal itu untukmu? Jika kamu merasa hal itu tidak penting, apa alasannya?

Saya sudah pernah bekerja di beberapa tempat kerja yang berbeda. Di setiap tempat kerja ini saya selalu dipertemukan dengan orang-orang yang berbeda. Menghabiskan waktu kurang lebih 48 jam per minggu di tempat kerja, menjadikan saya memiliki waktu lebih banyak dengan rekan-rekan ditempat kerja daripada dengan keluarga.

Dengan waktu yang begitu intensnya, menurut saya sangat perlu untuk membangun hubungan yang baik dengan rekan sekerja kita ini. Dunia kerja memang cukup ganas dan unpredictable. Kadang sesama rekan kerjapun bisa saling sikut untuk berebut jabatan. Tapi begitu naif jika hanya dengan alasan itu kita menjadi antipati dengan rekan-rekan sekerja kita.

Lalu seberapa pentingkah membangun hubungan dengan rekan sekerja ini?

Lanjutkan membaca “Pentingkah Membangun Hubungan Dengan Rekan Kerja?”

Hadiah Akhir Tahun Yang Berwarna Dari ‘Efek Rumah Kaca (ERK)’

4d193e36-0314-4061-8e63-a65039127cff_169//embedr.flickr.com/assets/client-code.js

Sudah 5 tahun sejak kita berdiam diri di Kamar Gelap. Menanti dengan sigap menunggu kapan rilisnya album terbarunya. Sempat diberi hadiah sister band nya yaitu, ‘Pandai Besi’ dengan musik kompleks yang begitu artistik, tapi tetap kami masih terus terjaga menanti album baru ERK.

Sudah 2 album yang begitu mempesona dengan tema-tema yang tak terduga. Album Efek Rumah Kaca (Self Title) dan Kamar Gelap yang sudah menemani menjadi playlist wajib setiap kali  naik mobil. Dan kami yakin album ke tiga mereka akan lebih luar biasa.

Lanjutkan membaca “Hadiah Akhir Tahun Yang Berwarna Dari ‘Efek Rumah Kaca (ERK)’”

Tips Cepat Menyelesaikan Naskah (Ala Diva Press)

Sumber : https://www.facebook.com/notes/penerbit-diva-press/tips-cepat-menyelesaikan-naskah/997238850317899

Saya beberapa waktu lalu sempet bersemangat banget buat bikin naskah buku. Pengen ajah gitu bisa punya buku karangan sendiri terus bisa terbit dan dinikmati banyak orang. Tapi apalah dayaku. Aku mah apa atuh, cuma pinggiran koreng. Udah berbulan-bulan naskahku gak kelar-kelar juga. Akh… syit. Mimpi hanyalah mimpi jika tidak ada eksekusi.

Nah beberapa waktu lalu, aku liat sebuah artikel nih dari Diva Press tentang Tips Cepat Menyelesaikan Naskah. Gara-gara baca artikel ini akhirnya aku bersemangat lagi nyusun naskah (jangan tanya kelarnya kapan). Buat temen-temen yang punya masalah yang sama kaya saya, nih saya bagi artikelnya.

“Ini naskah novelku sudah dua kali lebaran haji kok nggak kelar-kelar sih?”

“Dih, nulis cerpen 10 halaman saja sebulan kok nggak rampung. Keburu ditutup lombanya. Hiks.”

“Naskah buku TOEFL-ku ini bakalan keren banget kalau sudah jadi.”  (*Tapi itu ngomongnya 5 tahun lalu. Sampai sekarang naskahnya masih entah)

Lanjutkan membaca “Tips Cepat Menyelesaikan Naskah (Ala Diva Press)”

HAL POSITIF DIBALIK KEGIATAN MENULIS

Writing the Night Away

Entah ini perasaan saya saja atau memang beneran terjadi, trend menulis sekarang benar-benar sedang naik. Yah memang tidak bisa dibandingkan dengan trend batu akik, tapi menurut pengamatan saya, trend menulis sekarang ini sudah mulai merasuk di berbagai kalangan. Sekarang kegiatan menulis bukan cuma dilakukan oleh sastrawan atau sejarawan, siapa saja sekarang bisa menulis dan menjadi penulis.

Coba kita lihat trend COMIC (pelaku stand up comedy) yang banyak menerbitkan buku. Yah memang hal ini juga didukung dari basic seorang COMIC yang memang harus bisa menulis materi sendiri.

Kemudian lihat juga Pevita Pearce,Shireen Sungkar, Jessica Iskandar Peggy Melati Sukma, mereka adalah seleb yang menerbitkan buku dan mereka sendiri yang menulis. Wow, mungkin masih banyak lagi selain mereka, tapi sebentar kita sama-sama membayangkan, siapa coba yang yang mengira orang-orang ini bisa menulis buku mereka sendiri.

Gak sampai disitu, liat juga seorang Agus Mulyadi (@AgusMagelangan). Ini orang yang masih diragukan statusnya adalah manusia apa keturunan hanoman (guyon mas). Dia sudah menerbitkan 2 buku dan menjadi kontributor penulis di mojok.co (situs keren nih, baca ajah artikel-artikelnya). Dia dulunya bukan siapa-siapa, cuma seorang jomblo wagu yang hobby ngeblog. Tapi siapa sangka dia sudah menerbitkan 2 buku yaitu “Jomblo Tapi Hafal Pancasila”, dan “Bergumul Dengan GusMul”.

Lanjutkan membaca “HAL POSITIF DIBALIK KEGIATAN MENULIS”

BlogWalking, Jadilah Mahluk Sosial Yang Baik Di Blog

technology-791034_1280

Jaman SD dulu di pelajaran IPS pasti sering banged denger ungkapan Manusia itu hidup sebagai mahluk sosial, makanya sudah seharusnya manusia itu bersosialisasi dengan lingkungannya karena saling membutuhkan manusia lain. Begitu juga dengan kita para manusia yang tukang nongkrong di Blog atau biasa disebut Blogger. Kita juga harus pandai bersosialisasi dengan Blogger lain, karena blog kita butuh diakui oleh blogger lain. Dalam dunia blogging kita seringkali mendengar istilah blogwalking, atau jalan-jalan di blog. Emangnya cuma anak gunung sama anak racing yang bisa ngetrip jalan-jalan, kita anak blog juga bisa jalan-jalan mengunjungi blog lain. Buat para blogger istilah blogwalking kayanya sudah gak asing lagi, kalo masih asing sama blogwalking, mungkin main kamu kurang jauh, dan bacaan kamu belum banyak sebagai seorang blogger. Jadi blogger perlu rakus baca sama rajin cari sesuatu yang baru bro.

Intinya blogwalking itu yah mengunjungi blog orang lain. Tapi ya gak cuma sekedar berkunjung, harus ada saling memberikan keuntungan antara si pengunjung blog dengan si pemilik blog, win win solution gitu atau simbualisme lah. Inilah inti dari blogwalking, saling mengunjungi saling silaturahmi, dan saling bertukar link. Nah sebagai manusia yang memiliki tata krama dalam bersosialisasi, dalam dunia blog juga ada tata kramanya men. Jadilah mahluk sosial yang baik di blog, dengan melakukan blogwalking dengan elegan. Kenapa elegan, karena banyak banged mereka yang melakukan blogwalking cuma sekedar promosi, ningalin link doank, dan ada juga yang spam, kan gak etis, gak elegan banged coy. Kalo kalian merupakan salah satu dari mereka, ini sama ajah kaya kamu bertamu kerumah orang, kamu numpang ke toilet udah kencing sama BAB, terus gak disiram, pergi gak pamit lagi.

Keduabelah pihak harus sama-sama diuntungkan donk. Blogwalking memang memiliki banyak manfaat kalo kamu mampu memaksimalkannya. Jadi ini beberapa cara dan tehnik yang elegan yang semestinya kamu perhatikan saat melakukan blogwalking biar kegiatan tersebut tidak sia-sia. Kamu dapet manfaat, tetap menjaga keeleganan sebagai blogger, dan menjadi manusia sosial yang baik.

Lanjutkan membaca “BlogWalking, Jadilah Mahluk Sosial Yang Baik Di Blog”

KESALAHAN PENULIS DALAM MENULIS

Sumber

18/01/2013 20:59:57 WIB Malam itu saya sedikit mengalami writer’s block. Saya stuck dengan naskah saya, agak stress juga karena baru dapet kabar gak enak dikampus. Saya pulang agak cepat malam itu membuka twitter dan menemukan #7KesalahanPenulis yang dibuat oleh @nulisbuku. Akun ini adalah akun official dari NulisBuku.com sebuah start up lokal yang memudahkan para penulis pemula untuk menerbitkan naskahnya sendiri. Nulisbuku.com BUKAN penerbit.  NulisBuku.com adalah mitra para penulis pemula untuk bisa menjadi penerbit sendiri (Self Publishing). Dengan demikian sebenarnya yang menjadi penerbit adalah si penulis itu sendiri, dan tentunya penulis juga masih memiliki hak cipta atas karyanya, dan tentu saja penulis  boleh menawarkan karyanya ke pihak lain/ ke penerbit lain dengan bebas.

Ingin lebih jelas mengenai apa itu nulisbuku.com, silakan saksikan video ini, klik–> http://goo.gl/eyjflz

Dengan munculnya kultwit #7KesalahanPenulis dari @nulisbuku saya agak sedikit terpaku (cie terpaku), kayanya ada yang salah juga sama saya yang akhirnya sering stuck dalam menulis naskah sama menulis artikel blog. Saya tidak bisa memenuhi komitmen untuk menerbitkan minimal 1 artikel per minggu di blog, dan menulis minimal 1 halaman untuk naskah saya. FIX ada yang harus dibenahi.

Jadi saya berusaha merangkum kultwit #7KesalahanPenulis dari @nulisbuku dan sedikit menambahkan pendapat saya pribadi. Untuk kultwit aslinya bisa dilihat disini.

Lanjutkan membaca “KESALAHAN PENULIS DALAM MENULIS”