[REVIEW BUKU] RE: – MAMAN SUHERMAN.

RE_Maman_Suherman

“Panggil aku: Re”!”
“Pekerjaanku pelacur!”
“Lebih tepatnya pelacur lesbian!”

Pertemuan dengan Re:, si pelacur lesbian, mengubah jalan hidup Herman. Semula, mahasiswa kriminologi itu menganggap Re: sekedar obyek penelitian skripsinya. Namun, yang terjadi malah sebaliknya.

Kisah hidup Re: yang berliku menyeret Herman hingga jauh ke dalam. Herman terpaksa terlibat dalam sisi tergelap dunia pelacuran yang bersimbah darah, dendam, dan air mata.

©Maman Suherman

Penerjemah : Bakdi Soemanto

Cetakan Kedua
POP, Mei 2014

160 hlm.

***

Lanjutkan membaca “[REVIEW BUKU] RE: – MAMAN SUHERMAN.”

Iklan

[REVIEW BUKU] HOLY MOTHER – AKIYOSHI RIKAKO.

Holy-Mother-Akiyoshi-Rikako

Terjadi pembunuhan mengerikan terhadap seorang anak laki-laki di kota tempat Hanomi tinggal. Korban bahkan diperkosa setelah dibunuh. Berita itu membuat Hanomi mengkhawatirkan keselamatan putri satu-satunya yang dia miliki. Pihak kepolisian bahkan tidak bisa dia percayai. Apa yang akan dia lakukan untuk melindungi putri tunggalnya itu?

©Akiyoshi Rikako

Penerjemah : Andry Setiawan

Cetakan Kedua
Penerbit Haru, Januari 2017

277 hlm.

Lanjutkan membaca “[REVIEW BUKU] HOLY MOTHER – AKIYOSHI RIKAKO.”

[REVIEW BUKU] ANIMAL FARM – GEORGE ORWELL.

Animal-Farm-George-Orwell

Pada suatu malam, Mayor Tua, seekor babi yang disegani. Mengumpulkan para binatang di Pertanian Manor milik Pak Jones. Si Mayor Tua menceritakan tentang mimpinya dan ide pemberontakan binatang untuk lepas dari eksploitasi manusia. Dia menyampaikan gagasan tentang pertanian yang dikelola sendiri oleh binatang, tanpa intervensi manusia.

Tiga malam kemudian, si Mayor Tua meninggal dunia. Ide dan gagasannya tentang pemberontakan terhadap manusia mengakar pada kawanan binatang di Pertanian Manor. Pemberontakan kemudian diorganisir oleh Snowball dan Napoleon, babi yang cerdas diantara binatang lainnya. Bagaimana usaha pemberontakan para binatang dibawah kepemimpinan para babi itu?

©George Orwell

Penerjemah : Bakdi Soemanto

Edisi II Cetakan ke-3
Bentang Pustaka, April 2017

148 hlm.
Lanjutkan membaca “[REVIEW BUKU] ANIMAL FARM – GEORGE ORWELL.”

[REVIEW BUKU] LELAKI HARIMAU – EKA KURNIAWAN.

Lelaki-harimau-2

Pada lanskap yang sureal, Margio adalah bocah yang menggiring babi ke dalam perangkap. Namun di sore ketika seharusnya rehat menanti musim perburuan, ia terperosok dalam tragedi pembunuhan paling brutal. Di balik motif-motif yang berhamburan, antara cinta dan pengkhianatan, rasa takut dan berahi, bunga dan darah, ia menyangkal dengan tandas. “Bukan aku yang melakukannya,” ia berkata dan melanjutkan. “Ada harimau di dalam tubuhku.”

©Eka Kurniawan

Pertama kali diterbitkan oleh PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2004.

Cetakan ketujuh
PT. Gramedia Pustaka Utama, Oktober 2016

190 hlm.

 

Lanjutkan membaca “[REVIEW BUKU] LELAKI HARIMAU – EKA KURNIAWAN.”

[REVIEW BUKU] CINTA TAK PERNAH TEPAT WAKTU – PUTHUT EA.

LRM_EXPORT_20170417_181853

“Aku” seorang penulis yang terjebak dalam trauma masa lalu yang cukup kelam. Ia terus melangkah, berusaha menyembuhkan lukanya dan berharap luka masa lalu itu bisa sembuh sebelum dia memulai sesuatu yang baru. Novel ini menceritakan tentang tokoh “Aku” dengan pergolakan pemikirannya, goncangan batin, pencarian cinta, dan upaya menyembuhkan luka. Novel ini mengajarkan kita untuk terus berjalan meskipun deretan ironi terlah banyak melukai.  

©Puthut EA

Cetakan kelima
Buku Mojok, Februari 2016

263 hlm.

Lanjutkan membaca “[REVIEW BUKU] CINTA TAK PERNAH TEPAT WAKTU – PUTHUT EA.”

[REVIEW BUKU] PARA BAJINGAN YANG MENYENANGKAN – PUTHUT EA

IMG_20170328_172355k

Sekelompok anak muda yang merasa hampir tidak punya masa depan karena nyaris gagal dalam studi tiba-tiba seperti menemukan sesuatu yang dianggap bisa menyelamatkan kehidupan mereka: bermain judi. Buku ini merekam kisah Puthut EA bersama sahabat-sahabatnya. Tentang kenakalan mereka, kejadian-kejadian diluar pakem kelumrahan yang mereka alami, dan berbagai kegilaan lainnya.

©Puthut EA

Buku Mojok, Desember 2016
178 hlm.


Lanjutkan membaca “[REVIEW BUKU] PARA BAJINGAN YANG MENYENANGKAN – PUTHUT EA”

[REVIEW BUKU] CORAT CORET DI TOILET – EKA KURNIAWAN.

Corat Coret Di Toilet

Eka Kurniawan selalu bisa menangkap pengalaman-pengalaman sosial yang dia liat atau terjadi disekitarnya dan menuangkannya dengan balutan cerita yang unik dan menarik. Memadupadankan kisah-kisah sosial ini dengan balutan fantasi maupun drama. Corat Coret di Toilet berisi cerpen-cerpen Eka Kurniawan yang dia buat dari periode 1999-2000. Setiap cerpen yang dia tulis selalu menyelipkan “keresahan” tentang suatu tatanan sosial. Setiap cerpen yang ditulis akhirnya menjadi seperti jejak sejarah. Setiap moment-moment sejarah yang pernah menimpa Indonesia, dia rekam dari sudut pandangnya menjadi suatu kisah drama kemanusiaan.

©Eka Kurniawan

PT Gramedia Pustaka Utama,

April 2014
April 2016
Juni 2016

125 hlm.

Lanjutkan membaca “[REVIEW BUKU] CORAT CORET DI TOILET – EKA KURNIAWAN.”

[REVIEW BUKU] MERASA PINTAR, BODOH SAJA TAK PUNYA – RUSDI MATHARI

cameringo_20170210_142346

Cak Dlahom, duda tua yang hidup sebatangkara dan tinggal di sebuah rumah dekat kandang kambing Pak Lurah. Cak Dlahom kerap menjadi komentator hal-hal yang berkaitan dengan substansi agama. Cak Dlahom yang dianggap gila nyatanya omongannya sering ada benarnya juga. Buku ini mengisahkan bagaimana Cak Dlahom hidup bersama para tetangganya. Bersetting di suatu desa di tanah Madura pada bulan Ramadhan, kisah-kisah di dalam buku ini menjadi suatu refleksi atau bahan perenungan dalam kita memandang dogma agama dan bagaimana kita menjalani hidup beragama dan bermasyarakat.

Merasa Pintar Bodoh Saja Tak Punya : Kisah Suffi Dari Madura
©Rusdi Mathari

Penyunting : Prima S. Wardhani
Buku Mojok, September 2016
226 hlm.

***

Lanjutkan membaca “[REVIEW BUKU] MERASA PINTAR, BODOH SAJA TAK PUNYA – RUSDI MATHARI”

[REVIEW BUKU] THE SEVEN GOOD YEAR – ETGAR KERET.

Seven-Good-Year-01

Bagi Etgar Keret hidup di daerah konflik tidak melulu tentang penderitaan. Lewat cara pandangnya yang unik dan jenaka, Keret selalu optimis bahwa segalanya akan baik-baik saja. The Seven Good Year adalah memoar dari penulis berkebangsaan Israel, Etgar Keret. The Seven Good Year adalah memoar yang humanis, cerkas, mengharukan, sekaligus lucu. Buku ini menceritakan tentang kehidupan Etgar Keret sebagai penulis dengan segala ironi yang dia hadapai. Namun dibalik itu, Keret juga selalu menemukan sudut pandang yang bisa ditertawakan.

©Etgar Keret

Penerjemah : Ade Kumalasari

Riverhead Books, New York, 2015

Bentang Pustaka, Indonesia, 2016

Lanjutkan membaca “[REVIEW BUKU] THE SEVEN GOOD YEAR – ETGAR KERET.”

[REVIEW BUKU] ENDORPHIN – R.E. HARTANTO.

endorphin-storyofjho1

Seorang pembunuh bayaran disewa untuk menghabisi nyawa seseorang. Ia menghabiskan waku seribu tujuh puluh hari enam hari sampai akhirnya dia menemukan bahwa targetnya ternyata sudah mati dan menjadi hantu. Wajah hantu itu sangat mirip dengan wajah nenek si pembunuh yang dicintainya – yang sudah wafat bertahun lalu. Pembunuh itu pensiun dari pekerjaannya lalu menetap di sebuah pedesaan dan menjadi penulis sampai meninggal. Kisah-kisah dalam buku ini ditemukan di pondok tempat tinggalnya.

***

Alasan saya tertarik membaca buku ini tentu saja karena buku ini terbitan Buku Mojok, dimana saya adalah salah satu Pembaca Mojok.co. Semakin diyakinkan lagi setelah buku ini masuk sebagai salah satu buku terbaik rilisan tahun 2016 versi Rolling Stone Indonesia.

Lanjutkan membaca “[REVIEW BUKU] ENDORPHIN – R.E. HARTANTO.”