[REVIEW FILM] LA LA LAND : Idealisme Mimpi Dalam Balutan Musikal.

4221396001_5195780524001_5195779166001-vs

Cast : Ryan Gosling, Emma Stone,  Rosemarie DeWitt, Jhon Legend, Callie Hernandez, J.K. Simmons, etc.
Director/Writer : Damien Chazelle

Sinopsis :

Mia (Emma Stone), seorang wanita yang terobsesi dengan dunia akting. Dia bermimpi ingin menjadi aktris. Sudah banyak audisi dia lalui, namun dia tidak pernah berhasil mendapatkan peran. Sebastian (Ryan Gosling), seorang pianis jazz yang memiliki idealisme tinggi dengan dunia jazz. Dia bermimpi memiliki klub jazznya sendiri, dimana dia bisa memainkan musik jazz sendiri dan membuat musik jazz bisa terus eksis. Mereka berdua bertemu dan saling jatuh cinta hingga akhirnya terjebak dalam romansa dan pergolakan dengan cita-cita, mimpi dan idealisme.

***

Setelah sukses dengan Wiplash, Damien Chazelle kembali menghadirkan film yang mengangkat tema musik dan tak kalah suksesnya dengan film terdahulunya. La La Land adalah sebuah film musikal dengan balutan musik jazz yang fantastis.

Lanjutkan membaca “[REVIEW FILM] LA LA LAND : Idealisme Mimpi Dalam Balutan Musikal.”

Membicarakan Tentang Music #30 DaysMusicChallenge

Music-And-Nature-HD-Wallpaper

Seperti M150 atau Tebs yang sering digunakan sebagai pelengkap oplosan supaya lebih nikmat, musik juga selalu menjadi pelengkap untuk saya mengkonsumsi oksigen untuk hidup. Ya, setidaknya dengan musik, hidup jadi tidak sekedar hidup. Biar ada rasa yang bisa dinikmati, jadi tidak pait-pait amat.

Setiap harinya saya bisa menghabiskan waktu berjam-jam dengan headset tersumpal di telinga untuk mendengarkan musik. Tidak peduli hal ini tidak sehat untuk telinga, yang penting ini sehat untuk mental dan jiwa saya. Jika saya tidak memiliki support perangkat cukup untuk mendengarkan musik, mungkin saya sudah gila sejak lama.

Youtube dan Spotify selama ini masih menjadi platform andalan untuk saya mendengarkan musik. Ya walaupun masih ada juga beberapa lagu bajakan yang saya simpan di Hardisk maupun Handphone jika kuota mulai sekarat. Tak apalah, kalo nanti sudah kaya, saya pasti bakal hedon langganan Spotify.

Lanjutkan membaca “Membicarakan Tentang Music #30 DaysMusicChallenge”

[REVIEW BUKU] THE SEVEN GOOD YEAR – ETGAR KERET.

Seven-Good-Year-01

Bagi Etgar Keret hidup di daerah konflik tidak melulu tentang penderitaan. Lewat cara pandangnya yang unik dan jenaka, Keret selalu optimis bahwa segalanya akan baik-baik saja. The Seven Good Year adalah memoar dari penulis berkebangsaan Israel, Etgar Keret. The Seven Good Year adalah memoar yang humanis, cerkas, mengharukan, sekaligus lucu. Buku ini menceritakan tentang kehidupan Etgar Keret sebagai penulis dengan segala ironi yang dia hadapai. Namun dibalik itu, Keret juga selalu menemukan sudut pandang yang bisa ditertawakan.

©Etgar Keret

Penerjemah : Ade Kumalasari

Riverhead Books, New York, 2015

Bentang Pustaka, Indonesia, 2016

Lanjutkan membaca “[REVIEW BUKU] THE SEVEN GOOD YEAR – ETGAR KERET.”

[REVIEW BUKU] ENDORPHIN – R.E. HARTANTO.

endorphin-storyofjho1

Seorang pembunuh bayaran disewa untuk menghabisi nyawa seseorang. Ia menghabiskan waku seribu tujuh puluh hari enam hari sampai akhirnya dia menemukan bahwa targetnya ternyata sudah mati dan menjadi hantu. Wajah hantu itu sangat mirip dengan wajah nenek si pembunuh yang dicintainya – yang sudah wafat bertahun lalu. Pembunuh itu pensiun dari pekerjaannya lalu menetap di sebuah pedesaan dan menjadi penulis sampai meninggal. Kisah-kisah dalam buku ini ditemukan di pondok tempat tinggalnya.

***

Alasan saya tertarik membaca buku ini tentu saja karena buku ini terbitan Buku Mojok, dimana saya adalah salah satu Pembaca Mojok.co. Semakin diyakinkan lagi setelah buku ini masuk sebagai salah satu buku terbaik rilisan tahun 2016 versi Rolling Stone Indonesia.

Lanjutkan membaca “[REVIEW BUKU] ENDORPHIN – R.E. HARTANTO.”

[REVIEW BUKU] PHARMACOPHOBIA “AKU INGIN SAKIT GIGI LAGI – AHMAD MUFID.

Pharmacophobia-01

Mufid, Joni, dan Herman berencana kemah tiga hari di gunung Candi Gedong Songo. Namun, baru satu malam, Mufid dan Joni sudah kelimpungan sakit gigi lantaran tak kuat menahan dinginnya suhu 21ᵒ C. Demi sembuh, Joni memeriksakan giginya ke klinik milik teman Herman. Sementara Mufid menolak karena dia menderita Pharmacophobia (Phobia pada obat―takut minum obat). Selain itu Ira, sang dokter gigi sekaligus teman Herman adalah mantan pacar Mufid dan Mufid berusaha menutupi hal ini dihadapan Joni karena dia naksir pada Ira. Karena tidak mau mengakui Pharmacophobianya Mufid harus mengalami masalah dengan Yana―pacarnya. Bagaimana kisah Mufid, Yana, dan teman-temanya?

© Ahmad Mufid

Indie Book Corner, 2015

Lanjutkan membaca “[REVIEW BUKU] PHARMACOPHOBIA “AKU INGIN SAKIT GIGI LAGI – AHMAD MUFID.”

[REVIEW FILM] DANGAL (2016)

maxresdefault

Cast : Aamir Khan, Sakshi Tanwar, Fatima Sana Shaikh, Girish Kulkarni, Aparshakti Khurrana, Sanya Malhotra
Director : Nitesh Tiwari

Sinopsis :

Mahavir Shingh Phogat adalah seorang mantan atlet gulat India  semasa mudanya pernah menjadi juara tingkat nasional. Dia akhirnya mundur dari dunia gulat karena gulat kurang menjanjikan secara ekonomi. Mimpinya untuk bisa memberikan mendali emas bagi negaranya akhirnya kandas. Dia berharap suatu saat anak laki-lakinya akan meneruskan mimpinya, tapi ternyata semua anaknya adalah perempuan. Mengetahui 2 anak perempuannya-Geeta & Babita- berpotensi menjadi seorang penggulat, Mahavir Shingh melatih mereka berdua untuk bergulat dan mendorong mereka untuk mengejar mendali hingga tingkat internasional.

Lanjutkan membaca “[REVIEW FILM] DANGAL (2016)”

[REVIEW BUKU] BAKAT MENGGONGGONG – DEA ANUGRAH.

bakat-menggonggong-storyofjho1

Dea Anugrah memang bajingan. Bakat memang tidak pernah menipu. Jika menggonggong adalah analogi dari “Bercerita/Bertutur/Berkisah”, Buku Bakat Menggonggong ibarat sebuah ikrar dari Dea Anugrah “Ki lho bakatku”.

Dikumpulan cerpen pertamanya ini dia memamerkan berbagai macam teknik penulisan cerpen tingkat wahid. Saya benar-benar dibuat minder dan merasa begitu cemen setelah membaca kumpulan cerpan di buku Bakat Menggonggong.

Dea Anugrah seperti ingin menyenangkan dirinya sendiri dengan teknik penceritaannya. Tidak peduli dengan kecerdasan pembacanya, kalo merasa gak mampu mencerna, baca saja majalah Bobo.

Di buku kumpulan cerpen pertamanya, Dea Anugrah langsung menunjukan kelasnya. Semua cerita yang ada dibuku ini dieksekusi secara apik dan berkelas.

Lanjutkan membaca “[REVIEW BUKU] BAKAT MENGGONGGONG – DEA ANUGRAH.”

[REVIEW] FILM CEK TOKO SEBELAH (2016)

cektokosebelah

Sinopsis :

Koh Afuk (Kin Wah Chew) adalah seorang pemilik toko kelontong. Dia memiliki dia orang anak yaitu Yohan (Dion Wiyoko) dan Erwin (Ernest Prakasa). Koh Afuk berencana pensiun dan mewariskan toko kelontongnya ke Erwin. Erwin yang sudah mapan bekerja, ingin menolak tawaran tersebut. Pacarnya Natalie (Gisella) juga tidak setuju jika Erwin meninggalkan karirnya dan mengurusi toko kelontong ayahnya. Yohan sebagai anak sulung merasa iri dan merasa lebih berhak menerima warisan toko kelontong tersebut. Tapi Koh Afuk tidak bisa mempercayai Yohan karena untuk mengurusi istrinya Ayu (Adinia Wirasti) saja Yohan masih kelimpungan, belum lagi jika harus bertanggung jawab pada toko kelontong dengan seluruh karyawannya. Hingga akhirnya konflik dikeluarga ini terjadi.

Lanjutkan membaca “[REVIEW] FILM CEK TOKO SEBELAH (2016)”

Selamat Tinggal Tahun 2016 yang Nganyeli (Menyebalkan).

walk away - storyofjho

Semua ada masanya. Ada masanya bersedih ada masanya gembira. Namun sepertinya tahun 2016 ini prosentasi kesedihan jauh lebih besar daripada kegembiraan yang saya rasakan. Sebentar… kata kesedihan mungkin kurang tepat, lebih tepatnya “Nganyeli”. Ya sepertinya itu jauh lebih cocok.

Menyedihkan itu kalo cewek yang kita sayang tiba-tiba meninggal karena nabrak bus tolelolet. Nah, kalo cewek kita di BBM gak pernah bales tapi masih sempet gonta-ganti PM, itu baru nganyeli.

Nganyeli ; anyel (bahasa jawa) – mengesalkan, membuat kesal, menyebalkan

Orang-orang bisa sampe heboh sama video YouTube tentang Flat Earth. Eh peli penyu, percuma sekolah bertahun-tahun kalo langsung percaya sama video kaya gitu. Sekalian aja nyebar isu kalo Bumi itu jajaran genjang.

Lanjutkan membaca “Selamat Tinggal Tahun 2016 yang Nganyeli (Menyebalkan).”

Teruntuk Sahabatku : Aku Bersyukur Kamu Ada Menjadi Bagian Dari Cerita Hidupku.

Best Friends

Apakah aku terdengar kampungan saat memanggilmu sahabat? Entahlah, yang jelas itulah kamu buatku. Mungkin lebih dari itu, tapi bagaimana lagi, dunia hanya mampu mendiskripsikanmu seperti itu. Seolah tak ada kosa kata yang tepat untuk menyebut statusmu.

Bagaimana hidupmu disana? Masihkah kamu bergelut dengan idealismemu? Percayalah, bagaimanapun kamu, aku akan tetap mendukungmu. Mungkin aku tak cukup hebat untuk membantumu, tapi semoga saja spirit yang aku bagi bisa cukup menguatkanmu.

Lanjutkan membaca “Teruntuk Sahabatku : Aku Bersyukur Kamu Ada Menjadi Bagian Dari Cerita Hidupku.”